Sahabat yang Menggembalakan

Kisah Para Rasul 9:36-43; Mazmur 23; Wahyu 7:9-17; Yohanes 10:22-30

Orang-orang Yahudi mengimani dan mengamini bahwa TUHAN adalah gembala mereka. Pemazmur sebagai bagian dari bangsa Israel menyatakan: TUHAN adalah gembalaku.

Pengakuan iman tersebut menegaskan tentang:
1. Kecukupan.
Tuhan mengetahui kebutuhan kita, bukan keinginan kita. Tuhan akan mencukupinya.
2. Kesegaran.
Kompetisi di dalam kehidupan ini bisa membuat kita letih, takut, cemas dan galau. Hanya Tuhan yang memberikan kesegaran sejati kepada kita.
3. Keterarahan.
Tuhan, Sang Gembala Agung, membuat kita tidak asal hidup, tetapi hidup yang terarah.
4. Ketenangan.
Tuhan memampukan kita untuk tenang dalam menghadapi setiap pihak yang memusuhi dan mengancam kita, termasuk musuh yang paling menakutkan manusia yaitu kematian.
5. Kasih setia dan kekekalan.
Kasih setia Tuhan senantiasa menyertai kita. Dia yang kekal merengkuh kita yang fana sehingga kita mengalami hidup yang kekal di dalam Dia.

Tuhan Yesus Kristus menyatakan diri sebagai gembala yang baik. Dia memberikan hidup yang kekal. Kini, Dia mengutus kita untuk menjadi sahabat-sahabat Kristus yang saling menggembalakan. Tabita atau Dorkas menggunakan hidupnya untuk menggembalakan sesama dengan peduli dan menolong orang-orang yang miskin, termasuk para janda.

(Pdt. Gatot Pujo Tamtama pada Ibadah 12 Mei 2019)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *