
"Tariklah nafas dalam-dalam, rrasakan setiap udara yang masuk dan keluar." Sadarkah kita jika oksigen itu memenuhi seluruh tubuh kita dan tetap membuat kita hidup? Apakah kita bisa melihatnya? Tidak. Namun, kita dapat merasakannya. Inilah yang disebut RUAKH. Demikian juga bagaimana awan dapat bergerak dan dahan pohon bergoyang. Bukan karena anginnya, melainkan ENERGI. Kata ruakh inilah yang terdapat dalam studi teologi Alkitab untuk menyebut Roh Allah atau Roh Kudus. Seperti Angin yg tidak kelihatan, demikian juga Ruakh tidak terlihat. Sebagaimana juga napas yang menjaga kita tetap hidup. Epifani: Menghadirkan Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tiga bacaan kali ini, kita melihat peran Roh Kudus yang benar-benar menghidupkan. Yesus memberikan hidup baru bagi mereka yang mengalami sakit dan didiskriminasi. Yesus memberi pengampunan menghidupkan bagi mereka yang berdosa serta bertobat. Kita semakin disadarkan bahwa Roh Kudus adalah pemberi hidup, Penopang dalam kehidupan kita.
Pembaptisan Yesus ini bagi Gereja Timur dan Gereja Orthodox dihayati sebagai bagian dari Epifani. Justru dalam Pembaptisan Yesus inilah, Penampakan Tuhan sangat jelas, konkrit, dan nyata bagi manusia. Dalam Baptisan Yesus, trinitas terlihat jelas.
Dapatkah setiap kita yang sudah merasakan kehadiran Tuhan serta Roh Kudus mau terus menyatakan kemuliaan-Nya di hidup yang Ia berikan?
– Pdt. Winner Pananjaya
Disunting oleh Ezra Epiphania

