Selamat memasuki weekend Sobat Cengkir. Akhir pekan merupakan hari-hari yang dapat disyukuri oleh banyak pegawai kantoran maupun pelajar, di mana kita bisa beristirahat sejenak dari aktivitas rutin di tempat kerja maupun kegiatan persekolahan.
Dengan waktu yang lebih santai ini, tentu kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk menyegarkan diri sejenak, dapat bersama keluarga, teman, alam, bersama diri sendiri dan tentunya bersama dengan Allah. Dalam momen menyegarkan diri tersebut, sangat mungkin berbagai inspirasi dan refleksi kehidupan kita rasakan, sehingga kita merasa semakin bersukacita menghadapi kesibukan di pekan mendatang.
Sangat disayangkan jika inspirasi dan refleksi yang kita dapatkan di akhir pekan bersama orang-orang yang kita kasihi hanya lewat sejenak dan mungkin kita lupakan. Maka Sobat Cengkir, salah satu cara untuk menyimpan inspirasi dan refleksi adalah dengan menulis. Lebih dari sekadar mengarsipkan, bahkan kita bisa membagikan tulisan kita kepada orang-orang lain sehingga menjadi berkat dan kekuatan bagi mereka..
* Bingung menulis apa dan bagaimana? *
“Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”. – J.K. Rowling
Tentunya saran ini terbukti, di mana banyak karya tulisan dari J.K. Rowling, termasuk novel series Harry Potter. Menjadi penulis yang diakui kredibilitasnya oleh banyak orang, dimulai dari sebuah tulisan yang sederhana, melalui pengalaman dan perasaan diri sendiri, seperti yang sebagian orang lakukan dengan menulis di diary, status sosial media maupun blog.
Memulai tulisan dari hal yang personal, memiliki banyak manfaat. Dengan menulis, kita dapat menyampaikan secara jujur, berbagai emosi negatif yang mungkin sedang dirasakan, atau yang dipahami sebagai katarsis. Menulis juga berdampak untuk meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir kita.
* Kalau ingin tulisan tersebut dibagikan kepada orang lain, apakah bisa?*
Tentu bisa. Banyak kanal yang dapat menjadi wadah bagi karya tulis Sobat Cengkir. Salah satunya adalah Mata Iman, sebuah media untuk berbagi renungan singkat dalam bentuk tulisan, yang dibagikan setiap hari, melalui feed instagram, chat whatsapp, artikel website, serta voice note. Mata Iman, terlahir dari kerinduan jemaat GKI Kelapa Cengkir untuk merespons rasa takut kerap terjadi oleh karena pemberitaan COVID-19, sehingga di bulan April 2020, renungan ini membantu menguatkan iman setiap pembacanya.
Setelah hampir setahun menyampaikan kabar baik yang berlandaskan kasih Allah, Mata Iman telah mengeluarkan dua buah buku antologi renungan. Buku pertama, berisikan 100 tulisan pertama Mata Iman, telah dibagikan pada perayaan HUT GKI Kelapa Cengkir ke-20; buku kedua, berisikan tulisan ke-101 hingga ke-200, telah dibagikan pada awal bulan Maret 2021. Tentunya kita patut bersyukur atas upaya dari para penulis, di antaranya Pdt. Em. Agustinus Kermite, Bapak Eddy Nugroho, Ibu Sisilia Lies, Sdri. Priska Natalia, Sdr. Yodi Iwan, Sdri. Olivia Elena, dan Sdr. Ari Setiawan; dan beberapa penulis lainnya.
Dalam memperingati HUT Mata Iman pertama, GKI Kelapa Cengkir mengajak Sobat Cengkir untuk turut andil dan juga menuliskan inspirasi dan refleksi masa Paskah. Kegiatan Lomba Menulis Renungan, “Makna Paskah Bagimu” menjadi kesempatan bagi Sobat Cengkir untuk memulai sebuah kebiasan baru, di mana Kasih Allah yang kita terima dapat kita bagikan kepada banyak orang.
Selamat berbagi kasih Allah.
“Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia”. – Seno Gumira Ajidarma





