MATA IMAN #2388
Selasa, 3 November 2026
Bacaan: Galatia 1:6-10
Nas: Jadi bagaimana sekarang: Apakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Sekiranya aku masih mau mencoba menyenangkan manusia, aku bukanlah hamba Kristus. (Ayat 10)
THE LOOKING-GLASS SELF
Sosiolog Charles Horton Cooley memperkenalkan konsep the looking-glass self pada tahun 1902. Teori ini menjelaskan bahwa konsep diri sering kali terbentuk dari apa yang kita bayangkan sedang dipikirkan oleh orang lain tentang diri kita. Akibatnya, kita kerap memakai topeng sosial dan cemas demi memenuhi ekspektasi imajiner tersebut.
Kondisi inilah yang diperingatkan oleh Rasul Paulus dalam Galatia 1:10. Hidup yang terus digerakkan demi menyenangkan manusia justru merusak identitas kita sebagai hamba Kristus. Nilai diri dan rasa aman sejati tidak bersumber dari persepsi sesama, melainkan dari penerimaan Allah. Kita tidak perlu berpura-pura di hadapan Tuhan yang mengasihi kita apa adanya.
Sobat Cengkir, jangan biarkan ekspektasi imajiner orang lain mendikte hidup Anda. Mulai hari ini, tanggalkan topeng kepalsuan dan hiduplah autentik di hadapan Tuhan. Temukan damai sejati di dalam kasih serta kebenaran firman-Nya. (NBA)
IDENTITAS SEJATI KITA TIDAK DITENTUKAN OLEH PANDANGAN MANUSIA, MELAINKAN OLEH PENERIMAAN ALLAH.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
