MATA IMAN #2387
Senin, 2 November 2026
Bacaan: Matius 7:15-20
Nas: Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Ayat 20)
NIAT BAIK YANG JADI BATU SANDUNGAN
Ada pepatah lama: Jalan menuju neraka dipenuhi niat-niat baik. Di kantor, saya pernah melihatnya sendiri. Seorang atasan ingin tim bekerja lebih cepat dan lebih baik, lalu menetapkan target baru tanpa bertanya kepada siapa pun. Dalam hatinya, kalau diberi target lebih tinggi, pasti karyawannya akan termotivasi untuk meraih prestasi. Niatnya baik, tetapi caranya itu justru membuat anak buah kelelahan, saling menyalahkan, dan pulang kerja dengan hati kesal. Ketika diprotes oleh manajemen, ia membela diri, “Saya kan maksudnya baik.”
Ketika mengajar di sebuah bukit, Yesus berkata bahwa pohon dikenal dari buahnya. Tuhan menimbang bukan hanya apa yang kita niatkan, tetapi juga apa yang kita hasilkan bagi orang lain. Niat baik yang dijalankan dengan ceroboh, tanpa mau mendengar dan tanpa kerendahan hati, bisa menjadi batu sandungan: membuat rekan kerja pahit hati, memicu pertengkaran, bahkan menjauhkan orang dari Tuhan.
Sobat Cengkir, di tempat kerja masing-masing, mari kita periksa bukan hanya niat, tetapi juga buah dari setiap keputusan kita. Dengarkan sebelum memutuskan, minta masukan, dan berani meminta maaf ketika cara kita melukai orang lain. Hari ini, buah apa yang sedang kita hasilkan di tempat kerja? (OLV)
NIAT BAIK TANPA HIKMAT, SAMA SEPERTI PISAU TAJAM DI TANGAN YANG KELIRU.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
