MATA IMAN #2275
Rabu, 24 Juni 2026
Bacaan: Yohanes 3:22-36
Nas: Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. (Ayat 30)
BERPERAN TANPA MENJADI PUSAT PERHATIAN
Seorang anak laki-laki lahir pada tanggal 30 Oktober 1960 di Lanus, Argentina. Ia tumbuh dalam keluarga yang miskin. Bakatnya dalam bermain sepakbola mulai menarik perhatian orang-orang di sekitarnya ketika ia berusia 10 tahun. Semakin banyak orang yang mengenalnya tatkala ia bergabung dengan Argentinos Juniors. Ia mendapat julukan El Pibe de Oro (“Anak Emas”) karena kemahirannya dalam bermain sepakbola walaupun usianya masih sangat muda.
Ia semakin tenar ketika bergabung dengan klub Barcelona pada tahun 1982 dan klub Napoli di tahun 1984 dengan dua kali memecahkan rekor transfer pemain. Puncak popularitasnya terjadi ketika ia memimpin kesebelasan Argentina meraih gelar piala dunia pada tahun 1986. Dialah Diego Armando Maradona, yang walaupun sudah terkenal, tapi masih mengingat dan mempersaksikan Tuhan dengan membuat tanda salib setiap kali berhasil membuat gol.
Dalam bacaan hari ini, Yohanes Pembaptis justru memilih untuk semakin kecil. Ia diutus untuk mendahului Yesus. Tugas dan tanggung jawab tersebut dilakukannya dengan penuh sukacita. Ia juga menyadari bahwa yang menjadi pusat perhatian adalah Yesus. Yohanes Pembaptis hanyalah perintis jalan, sedangkan Yesus adalah Mesias yang sesungguhnya.
Sobat Cengkir, Yesus Kristus harus menjadi pusat pelayanan dan kehidupan kita. Sedangkan ego kita masing-masing harus berkurang. Marilah kita melayani Allah dan sesama dengan tulus. Dengan demikian, Tuhanlah yang dimuliakan di dalam dan melalui kehidupan kita kapan pun dan di mana pun kita berada. (PAT)
PELAYANAN DILAKUKAN BAGI KEMULIAAN ALLAH, BUKAN MENCARI POPULARITAS DIRI SENDIRI.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
