MATA IMAN #705
Jumat 4 Maret 2022
Bacaan: 1 Korintus 3:1-9
Nas: Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. (ayat 6)
FANS BERAT
Alkisah, dua orang Kristen memperdebatkan pendeta siapa yang lebih bagus. Menurut si A, pendetanya lebih yahud karena kalau khotbah begitu berapi-api, sampai jemaatnya sering bercucuran air mata. Menurut si B, pendetanya lebih keren karena kalau melakukan penumpangan tangan, terjadilah mukjizat.
Masalah serupa dihadapi jemaat Korintus dalam bacaan kita hari ini. Pada waktu itu, di jemaat tersebut banyak muncul sosok pengajar; antara lain Paulus dan Apolos. Jemaat pun terpecah, ada yang menjadi ‘fans’ Apolos, ada yang fanatik dengan Paulus. Jika pemimpin lain mungkin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengerahkan buzzer dan menjatuhkan rivalnya, Paulus justru mengingatkan kembali jemaat Korintus bahwa pada dasarnya, yang terpenting bukan manusianya, tetapi Tuhan yang ada di baliknya.
Tuhan memberi karunia yang berbeda pada setiap orang; jangan sampai kita terjebak pada fanatisme sempit dan malah mengidolakan sosok tertentu, dan melupakan Tuhan. Kalau iman kita tergantung dengan sosok-sosok seperti itu, maka kita bisa terguncang kala mereka, yang notabene manusia, melakukan kesalahan. Jangan terpesona dengan para pelayan Tuhan, tetapi takjublah kepada Tuhan yang memberikan karunia kepada kita. (OLV)
Ada satu Tuhan yang bekerja di balik berbagai karunia Roh.
——————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

