MATA IMAN #247
Jumat, 27 November 2020
Bacaan: Amsal 15:31-33
Nas: Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan (ayat 33)
HARI MAKAN SUP
Di kantin kantor pusat tempat saya bekerja, ada tradisi “Soup Day” seminggu sekali. Waktu “Soup Day”, petugas kantin menyediakan beraneka sup untuk dimakan bersama. Setiap minggu, semua orang dapat merasakan sup yang berbeda-beda. Uniknya, meskipun ada petugas kantin, kami selalu diingatkan: “Your mother doesn’t work here, clean after yourself!” Semua orang, baik level top management maupun sedang probation, wajib merapikan peralatan makannya setelah puas menyantap sup yang lezat.
Ketika kita sudah berada di level top management dan biasa menjadi sumber berbagai keputusan strategis yang berpengaruh di perusahaan, mudah bagi kita untuk ‘tergelincir’ lupa perintah Tuhan akan kerendahhatian, seperti yang diingatkan oleh Amsal hari ini. Dalam bacaan ini, kita diarahkan untuk tetap terbuka pada teguran dan bersikap rendah hati. Sikap inilah yang justru akan membuat orang beriman mendapat respek dari lingkungan profesionalnya.
Jika kita masih memiliki karier yang bagus di masa pandemi, bukan berarti kita boleh tinggi hati karena merasa berada di atas rantai makanan. Demikian juga jika kita terbiasa memiliki tim atau aspri di kantor yang mengerjakan berbagai hal untuk kita, jangan lupa bahwa di rumah, lingkungan, pergaulan, maupun di pelayanan, kita bukan bos. Tetaplah singsingkan lengan bajumu untuk menjadi berkat dan mencerminkan wajah Tuhan di sana, meskipun harus mencuci mangkuk supmu sendiri. (OLV)
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
– Yesus Kristus
———————-
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

