MATA IMAN #509
Jumat 20 Agustus 2021
Bacaan: Lukas 5:1-11
Nas: Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” (ayat 5)
IKAN TILAPIA
Saya termasuk orang yang tidak menggunakan aplikasi Alkitab di ponsel – saya lebih memilih membuka Alkitab dari browser karena ponsel saya sering kekurangan memori untuk aplikasi baru. Beberapa hari lalu ketika akan renungan malam memakai bahan Mata Iman bersama pasangan, saya kesulitan membuka bacaan Alkitab karena sinyal internet rumah yang drop. Hal ini tentu tak akan terjadi jika saya sudah mengunduh aplikasi Alkitab yang bisa bekerja offline di ponsel. Saya pun ditegur karena bisa install beraneka aplikasi games di ponsel, tapi malah tidak menyediakan ‘ruang’ untuk aplikasi Alkitab yang rata-rata nggak sampai 10 MB.
Pada bacaan hari ini, Tuhan Yesus dalam perjumpaan dengan Simon Petrus, masuk ke dalam ‘ruang kerja’ sang nelayan alias perahunya. Simon sebelumnya sudah pernah mendengar soal figur Mesias dari saudara-saudaranya, namun rasa skeptis masih menguasai dirinya. Apa yang terjadi ketika ia membiarkan Tuhan Yesus mengisi ruang dalam perahunya?
Ikan yang diceritakan di sini adalah ikan tilapia, yang di Israel kini dikenal sebagai St Peter’s Fish. Ikan tilapia seharusnya hanya bisa dijala malam hari, namun Tuhan Yesus membuktikan bahwa ketika ia hadir, apa yang tidak mungkin bagi manusia, menjadi mungkin. Menurut Sobat Cengkir, kira-kira apa yang akan terjadi dalam hidupmu, jika mulai hari ini kamu memberikan ruang lebih untuk Tuhan, di dalam perahu kehidupanmu? (OLV)
Kapasitas kita mungkin kecil, namun Tuhan yang besar tetap bisa masuk dan berkarya di dalamnya.
————————————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

