Mata Iman #409: KOMA, BUKAN TITIK

MATA IMAN #409
Rabu, 12 Mei 2021

Bacaan: Yesaya 42:1-4
Nas : Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya (ayat 3a)

KOMA, BUKAN TITIK

Renungan hari ini terinspirasi oleh tulisan Pendeta Raditya Oloan yang beberapa hari lalu telah pulang ke rumah Bapa. Dalam Instagramnya dia menulis, “Jangan kasih titik kalau Tuhan masih mau kasih koma” Ia mengakui sisi kelam hidupnya saat remaja, namun kemudian bertobat dan berubah menjadi pribadi yang giat memperkenalkan Tuhan kepada kaum muda melalui media sosial. Ia mengajarkan untuk tidak menghakimi seseorang gara-gara sepenggal kisah dalam hidupnya. Karena bisa saja Tuhan pun masih memberi koma, bukan titik. Masih ada hal-hal ajaib, bukan aib.

Bacaan kita hari ini biasa disebut syair tentang hamba Tuhan. Melukiskan panggilan dari Tuhan kepada hamba pilihan-Nya. Hamba, yang walaupun dipenuhi Roh untuk menyatakan hukum-hukum-Nya kepada bangsa-bangsa, namun melakukannya dengan lemah lembut, bukan melalui paksaan yang menghadirkan rasa takut. Bahkan kepada mereka yang tersisih karena stigma yang ditorehkan oleh sesamanya, juga mereka yang berada dalam penderitaan oleh beragam sebab, hamba Tuhan itu justru memulihkan, bukan mematahkan. Ratusan tahun kemudian, orang mengerti bahwa “hamba Tuhan” yang dimaksud oleh Nabi Yesaya adalah Yesus Kristus, Juruselamat dunia. Hanya kepada-Nyalah bangsa-bangsa berharap (Matius 12:21).

Buluh yang terkulai ibarat diri kita, manusia yang penuh dosa yang sebenarnya tidak bernilai. Allah, dalam diri Yesus Kristus, tidak mencampakkan kita, namun justru menyelamatkan kita dengan menyerahkan nyawa-Nya. Melalui kasih dan pengampunan-Nya, kehidupan orang berdosa yang bertobat diselamatkan. Terpujilah Tuhan! (SLS)

HIDUP INI SEBUAH PERJALANAN. TANDA KOMA UNTUK MELANJUTKAN, TANDA TITIK BERARTI TIBA DI AKHIR PERHENTIAN!

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *