MATA IMAN #323
Kamis 11 Februari 2021
Bacaan: Matius 27:28-33
Nas: Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. (ayat 32)
YESUS TERJATUH DAN BANGKIT LAGI
Prak! Tak sengaja tas ransel Simon menghantam patung Yesus di atas meja saat bertamu ke rumah Andreas. “Santai, it’s okay diberdirikan lagi aja.” Simon pun menurutinya, “Sorry…untung gak pecah. Bisa-bisa sekeluarga lu ngamuk, apalagi gue bukan Katolik.” Andreas menjawab, “Itu cuma hiasan, kadang ditaruh di altar supaya lebih fokus berdoa, tapi Yesus yang kita sembah, bukan patungnya. Di tengah, yang merah bercahaya itu “Hati Kudus Yesus” melambangkan kasih Tuhan untuk umat manusia.”
Simon masih salah tingkah, lalu mendongak ke dinding atas di seberang patung, ada crucifix, salib dengan tubuh Yesus terpaku, berdarah dan bermahkota duri, sehelai daun palem layu, kecokelatan dan kering, terselip di belakangnya. Andreas melanjutkan “Di tempat lu hanya kayu kosong sebagai simbol, karena Yesus sudah bangkit dan dimuliakan di Surga. Kalau di sini, agar selalu ingat sengsara hingga wafat-Nya. Dua-duanya benar.”
Simon meneruskan “Dulu gue mampir ke tempat lu, nonton ‘Jalan Salib’. Yesus terjatuh, dan apa… atau siapa yang bikin Dia bangkit lagi? Kenapa Dia mau lanjut pikul salib?” Telunjuk kanannya ke arah dinding atas dan yang kiri ke patung di meja “Gue ga sengaja nyenggol, yang di sini jatuh dan gue angkat supaya berdiri lagi. Karena Dia harus dan mau terus berjalan hingga terselesaikan semua di sana, untuk kita, di salib itu. Sekarang pertanyaannya buat kita semua, maukah ikut memikul salib?” Andreas menyahut “Selesai khotbah, mau edarin kantong persembahan? Ya, cocok dong, lu bantuin Yesus berdiri lagi, nama lu Simon, dari Kirene ya? Atau Gading Kirana?”
Yohanes yang sudah lima menitan lalu duduk akhirnya buka suara setelah tawa mereka mereda “Berarti kalian sodara dong, kan nama Simon juga ada yang satunya lagi. Guys, mau doa bareng dulu ga?” Andreas mengangguk, “Boleh, yuk, tapi Bahasa Indonesia aja ya. Kalo kelamaan ntar gue tambahin ‘Salam Maria’ mau berapa kali?” Mereka bertiga semakin ngakak sambil saling tunjuk, lalu mulai berdoa, kemudian melanjutkan diskusi untuk tugas kelompok mata kuliah “Ilmu Perbandingan Agama”. (YOD)
==
Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. (Yohanes 15:12)
==
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)
————————-
Instrumental: https://youtu.be/XuRtJNrupf4

