MATA IMAN #2310
Selasa, 4 Agustus 2026
Bacaan: Titus 3:3-5
Nas: Karena dahulu kita juga hidup dalam kebodohan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci.” (Ayat 3)
HIDUP MERDEKA SETELAH DIPERBUDAK
Bulan Agustus menjadi bulan yang terus diperingati oleh rakyat Indonesia selama Indonesia masih ada. Mengapa? Karena peristiwa kemerdekaan Indonesia. Bangsa boleh merdeka. Negara boleh berdiri tanpa jajahan dari negara lain. Namun, bagaimana dengan kerohanian kita?
Alkitab menunjukkan bahwa kita dahulu adalah hamba dari berbagai nafsu dan keinginan. Seorang hamba akan menuruti perintah tuannya. Analogi ini menunjukkan bahwa dosa telah berkuasa dalam hati kita dan menjadi “tuan” atas hidup kita. Dampaknya, kita akan terus diperhamba dan didorong oleh berbagai nafsu dan keinginan untuk melakukan kejahatan tanpa henti. Seseorang yang tampaknya baik akan dikatakan sebagai “orang baik.” Namun, siapa yang mengetahui hati? Hati seperti sumur tanpa dasar, di mana segala keinginan, nafsu jahat, dan kehendak licik muncul darinya.
Demikianlah kondisi manusia tanpa Tuhan. Manusia terkekang dalam dosa yang menimbulkan ketidaktaatan, iri hati, nafsu jahat, tanpa pengharapan, dan ujung-ujungnya mengalami maut.
Namun, terpujilah Allah! Bukan hanya Ia berkehendak untuk memerdekakan negara Indonesia 81 tahun yang lalu, Ia juga berkehendak untuk membebaskan kita dari perbudakan dosa dan si jahat. Allah telah memerdekakan kita melalui kuasa pembaruan Roh Kudus!
Sobat Cengkir, kiranya kebenaran firman ini boleh kita hayati selagi kita menghayati kemerdekaan bangsa kita. Allah telah membebaskan kita dari perbudakan dosa yang membawa kepada maut; dan hari ini biarlah kita hidup sungguh-sungguh bagi-Nya. (RET)
ALAMILAH HIDUP YANG MERDEKA SETIAP HARI DENGAN MENOLAK GODAAN DOSA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
