MATA IMAN #2309
Senin, 3 Agustus 2026
Bacaan: Matius 14:13-21
Nas: Yesus berkata kepada mereka, “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.” Jawab mereka, “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.” (Ayat 16-17)
URIP IKU URUP
“Urip iku urup” adalah filosofi Jawa dari Sunan Kalijaga, bahwa hidup itu nyala. Hidup itu harus memberi manfaat. Siapa pun kita, di mana pun kita berada, upayakanlah menjadi berkat bagi orang di sekitar kita, siapa pun mereka. Ini pilihan manusia merdeka: “pengin urup atau padam”? Sila dipilih!
Kalau kita menyimak kisah Yesus memberi makan 5.000 orang, maka kita akan mengerti bahwa di mana pun Dia berada, walau dalam kondisi lelah dan ingin beristirahat, Dia memilih untuk tidak membiarkan orang banyak kelaparan. Dia selalu berinisiatif untuk memberi solusi. Oleh sebab itu, Dia selalu diikuti orang banyak yang rindu untuk mendengar pengajaran-Nya bahkan pertolongan-Nya. Ia juga mengajak para murid-Nya untuk berempati kepada sesama. Kunci Yesus mengadakan mukjizat adalah tergerak hatinya oleh belas kasihan.
Sobat Cengkir, sudahkah hidup kita “urup” untuk memberi terang dan berkat bagi orang lain di sekitar kita? Memikirkan kebutuhan diri sendiri dan keluarga tidaklah salah, tetapi asahlah rasa belas kasihan kita, sehingga kita tidak mati rasa terhadap penderitaan orang lain. Belajarlah kepada Tuhan Yesus yang telah memberi banyak teladan tindakan kasih terhadap orang yang menderita. Semoga Roh Kudus menuntun dan menolong kita untuk memiliki hati yang terus menerus berempati kepada orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Dengan tindakan kasih kita, sekecil apa pun, maka Tuhan Yesus Kristus yang akan dipermuliakan. (ENO)
MARILAH KITA KEMBALI KEPADA PANGGILAN UTAMA KITA, MENJADI BERKAT DAN BERARTI BAGI SESAMA. (Elohim Ministry)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
