MATA IMAN # 91
Bacaan: Kolose 3: 23-25
Nas: “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (ayat 23)
DEDIKASI TENAGA MEDIS
Koran KOMPAS tanggal 15 Juni 2020 halaman pertama memuat judul “Saya Positif Covid-19, Pak Terawan”. Jeritan itu serasa dekat di telinga, membuat saya spontan berdoa. Semoga Tuhan memulihkan dokter Tri Maharani, yang biasa disapa dokter Maha. Tanggal 18 Juni saya turut bernapas lega setelah membaca penuturannya bahwa ia diberi
kesempatan hidup kedua oleh Tuhan. Dia berkisah, sejumlah kenalannya masuk dalam daftar puluhan dokter yang meninggal karena Covid-19. Kita pun tentu membaca, selain para dokter, banyak juga para perawat yang gugur dalam tugas kemanusiaan. Mereka telah memberikan pelayanan sesuai kemampuan, hingga titik terakhir. Sampai tubuh harus menyerah tak berdaya, dan nyawa melayang meninggalkan raga.
Kepada jemaat di Kolose, Paulus memberikan serangkaian nasihat praktis, yang ternyata tetap relevan hingga saat ini. Dalam melakukan sebuah pekerjaan, kita diminta untuk memiliki motif yang lebih mulia, tidak asal bekerja, tidak bertujuan agar dilihat orang saja. Bukan pula bergantung kepada penilaian manusia, namun benar-benar dikerjakan seperti kita sedang melakukannya bagi Tuhan. Ada bagian yang Tuhan sediakan, sesuai aturan yang DIA tetapkan, bukan ukuran kita.
Melakukan pekerjaan, tidak identik dengan menjadi karyawan saja. Kita mengemban tugas yang berbeda-beda, yang selayaknya kita upayakan mengerjakannya dengan tulus dan sungguh hati. Seperti yang telah dilakukan oleh para tenaga medis di muka bumi, termasuk dokter Tri Maharani. (SLS)
SEJATINYA, KEHIDUPAN YANG SEDANG KITA JALANI INI ADALAH DARI TUHAN DAN BAGI TUHAN!
———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)
