MATA IMAN #90
Bacaan: Roma 14:16-19
Nas: Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun (ay. 19).
SUDAH SIAP DUDUK SEBANGKU?
Apa? Duduk sebangku? Nanti dulu, sebelah saya sehat atau tidak? Dia sudah cuci tangan atau belum? Jangan-jangan dia orang tanpa gejala Covid-19. Masa pandemi Covid-19 bisa jadi telah membuat kita menjadi saling curiga dan takut karena kita tidak pernah tahu apakah orang di sekitar kita benar-benar sehat.
Jemaat di Roma pada saat itu, terdiri dari orang-orang Yahudi dan non Yahudi. Salah satu konflik yang terjadi ialah pertentangan mengenai makanan dan minuman yang dianggap halal atau haram. Oleh karena itu, Paulus memberikan nasihat agar mereka mengupayakan damai sejahtera, bukan saling menghakimi.
Ketika kita berprasangka ‘jangan-jangan’ kepada orang lain, bisa jadi kita sedang menghakimi orang itu dan tidak mendatangkan damai sejahtera baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Apakah itu yang dikehendaki Tuhan? Tentu tidak bukan? Namun di sisi lain tentu kita harus tetap waspada dan menjaga kesehatan kita. Ketika gereja dibuka nanti dengan segala protokol kesehatan yang ditetapkan, masih maukah kita datang beribadah dan bersekutu bersama tanpa saling curiga dan menghakimi? (SDN)
Setelah pandemi menerpa kita, masih bisakah kita mendatangkan damai sejahtera dan saling membangun satu sama lain?
———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)
