Mata Iman #40: Mereposisi Hidup

MATA IMAN #40

Bacaan : Yesaya 45:9-14

Nas : Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuknya; dia tidak lain dari beling periuk saja! Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya: “Engkau tidak punya tangan!” (ay 9).

MEREPOSISI HIDUP

Kehidupan kita yang selama ini dinamis, hingar-bingar, berpacu dengan waktu untuk mengejar impian, mendadak sontak harus berhenti. Seolah kita dihipnotis untuk diam, gegara pandemi Covid-19. Kita termangu dan protes di dalam hati, mengapa ini harus terjadi? Mengapa Tuhan seolah membiarkan wabah ini memporak-porandakan hidup umat-Nya?

Bangsa Israel adalah umat pilihan Allah, maka mereka juga dikasihi-Nya; akan tetapi bangsa Israel juga bangsa yang tegar-tengkuk dan memberontak terhadap Allah yang telah mengeluarkan mereka dari perbudakan Mesir. Seringkali jika mengalami kondisi yang tidak baik, maka mereka protes kepada Allah dan selingkuh dengan menyembah ilah lain. Mereka lupa bahwa Allah adalah Pencipta dan Penyelamat mereka. Pada saat itu, umat Israel berada dalam pembuangan di Babel karena ketidaksetiaan mereka kepada Allah. Mereka ditegur dan diajak untuk setia kepada Allah Sang Pencipta dan Penyelamat.

Pandemi Covid-19 yang terjadi kali ini memutar-balikkan keadaan, memaksa kita untuk merenung. Selama ini kita seolah penguasa terhadap diri sendiri. Kita berlari mengejar hawa nafsu yang tak mau berhenti. Segala sesuatu kita atur dan jalankan sekehendak hati kita. Kita lupa bahwa Tuhanlah yang berdaulat di bumi ini, termasuk mengatur hidup kita. Mari kita mulai menata posisi hidup kita di hadirat Tuhan. Kita ini sejatinya umat yang lemah dan kecil di hadapan kuasa Allah yang membentuk kita. Terpekurlah seraya mengucap syukur dengan tersungkur, jika kita masih diperkenankan hidup sampai saat ini. (ENO)

AKULAH TUHAN DAN TIDAK ADA YANG LAIN. (Yesaya 45:18b)

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *