Skip to main content

Mata Iman #2384: Masa Lalu Biarlah Masa Lalu

MATA IMAN #2384
Kamis, 29 Oktober 2026

Bacaan: Pengkhotbah 7:8-14
Nas: Jangan berkata, “Mengapa zaman dulu lebih baik daripada zaman sekarang?” Sebab, bukan berdasarkan hikmat engkau menanyakan hal itu. (Ayat 10)

MASA LALU BIARLAH MASA LALU

Dalam psikologi kognitif, fenomena rosy retrospection menjelaskan kecenderungan otak manusia untuk menyaring memori masa lalu menjadi jauh lebih indah dan minim masalah dibanding kenyataan aslinya. Otak kita secara alami memudarkan rasa cemas atau derita masa lampau, lalu memperkuat kenangan manisnya. Inilah alasan mengapa tren gaya retro selalu digemari dan seseorang kerap terjebak mengagungkan masa lalu.

Kitab Pengkhotbah mengingatkan bahwa membandingkan masa kini dengan ilusi romantisisme masa lalu bukanlah tindakan yang berhikmat. Ketika bangsa Israel di padang gurun merindukan makanan di Mesir, mereka lupa bahwa mereka dulunya adalah budak yang tertindas. Terjebak pada nostalgia semu sering kali membuat kita menjadi buta terhadap berkat dan anugerah Tuhan yang sedang bekerja saat ini.

Sobat Cengkir, jangan biarkan bayang-bayang masa lalu merampas rasa syukur atas hidup Anda hari ini. Hiduplah sepenuhnya pada masa kini dan temukan kebaikan Tuhan di setiap musim perjalanan Anda. Bersyukurlah atas pemeliharaan-Nya sekarang sembari menyongsong masa depan dengan iman yang teguh. (NBA)

SYUKURILAH MASA LALU, HIDUPILAH MASA KINI, BERPENGHARAPANLAH AKAN MASA DEPAN.

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *