MATA IMAN #2370
Selasa, 13 Oktober 2026
Bacaan: Kejadian 7:1-24
Nas: Nuh masuk ke dalam bahtera itu bersama anak-anaknya, istrinya dan istri anak-anaknya karena air bah itu. (Ayat 7)
JANGAN MENUNDA KETAATAN
Pernahkah Anda menunda sesuatu yang sebenarnya sudah tahu harus dilakukan saat ini? Misalnya, dokter menyarankan kita untuk menjaga pola makan karena ada tanda-tanda penyakit. Kita mengangguk, memahami risikonya, tetapi berkata, “Nanti saja mulai minggu depan.” Sayangnya, tidak semua kesempatan berlangsung selamanya. Ada saat di mana waktu untuk bertindak berakhir, dan kita harus menanggung akibat dari keputusan yang kita ambil.
Demikian pula yang terjadi pada zaman Nuh. Dalam waktu sekian lama, Nuh membangun bahtera dan memberitakan peringatan dari Tuhan. Orang-orang melihatnya, mendengar pesannya, bahkan mungkin menertawakannya. Namun mereka tidak bertobat. Mereka tetap menjalani hidup seperti biasa seolah-olah tidak ada yang akan terjadi. Sampai akhirnya hari itu tiba. Air bah datang tepat seperti yang telah Tuhan firmankan. Yang menarik, Alkitab mencatat bahwa Tuhan sendiri yang menutup pintu bahtera. Setelah pintu itu ditutup, tidak ada lagi kesempatan untuk masuk.
Sobat Cengkir, kisah Nuh mengingatkan bahwa kasih karunia Tuhan itu nyata, tetapi kesempatan yang diberikan-Nya tidak berlangsung tanpa batas. Hari ini adalah waktu yang Tuhan berikan kepada kita untuk percaya, taat dan hidup menurut kehendak-Nya. Jangan menunggu sampai besok untuk melakukan apa yang Tuhan minta kita lakukan hari ini. (FMO)
“PADA WAKTU PERKENANAN, AKU MENDENGARKAN ENGKAU, DAN PADA HARI KESELAMATAN, AKU MENOLONG ENGKAU.” (2 Korintus 6:2b)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
