MATA IMAN #2365
Rabu, 07 Oktober 2026
Bacaan: Roma 12:1-2
Nas: Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu (ayat 2a).
BUKAN SEKADAR RESOLUSI, MELAINKAN PERTOBATAN
Setiap memasuki fase baru kehidupan, banyak orang membuat resolusi. Ada yang bertekad hidup lebih sehat, lebih rajin bekerja, lebih disiplin, atau lebih sukses. Namun, semangat itu hanya bertahan beberapa minggu. Mengapa? Karena yang berubah hanya target dan kebiasaan luarnya, sementara hati dan cara berpikirnya tetap sama.
Paulus dalam surat Roma pasal 12 tidak berbicara tentang perubahan yang dimulai dari kemauan manusia semata. Ia berbicara tentang pembaruan budi. Pembaruan tersebut dimulai dari pertobatan yaitu ketika seseorang menyadari bahwa cara hidup, cara berpikir, dan nilai-nilai yang dianutnya perlu ditaklukkan kepada Tuhan. Dunia mengajarkan kita untuk hidup bagi diri sendiri, mengejar apa yang kita inginkan, dan menjadikan diri sebagai pusat kehidupan. Namun, Kristus mengubah cara berpikir itu. Orang yang bertobat tidak lagi bertanya, “Apa yang saya inginkan?” melainkan, “Apa yang Tuhan kehendaki?” Inilah pembaruan budi yang sejati.
Sobat Cengkir, mungkin hari ini kita ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Itu bukan hal yang salah. Namun, firman Tuhan mengingatkan bahwa perubahan sejati tidak dimulai dari resolusi yang baru, melainkan dari pertobatan yang terus-menerus. Ketika hati kita dibentuk oleh firman Tuhan, cara berpikir kita diperbarui, dan hidup kita diarahkan kepada kehendak-Nya, maka perubahan yang sejati akan terjadi. Mari datang kepada Tuhan setiap hari untuk memohon hati yang semakin tunduk kepada-Nya. (FMO)
CIPTAKANLAH HATI YANG MURNI PADAKU, YA ALLAH, DAN PERBARUILAH BATINKU DENGAN ROH YANG TEGUH! (Mazmur 51:12)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
