Skip to main content

Mata Iman #2320: Pilih-Pilih Sikap Sebagai WNI

MATA IMAN #2320

Sabtu, 15 Agustus 2026

Bacaan: Roma 13:1-8

Nas: Tiap-tiap orang harus tunduk kepada para penguasa yang di atasnya, sebab tidak ada penguasa yang tidak berasal dari Allah; para penguasa yang ada ditetapkan oleh Allah. (Ayat 1)

PILIH-PILIH SIKAP SEBAGAI WNI

Isu demo besar di bulan Agustus mulai terdengar desas-desusnya sejak bulan Mei 2026. Ada beberapa yang bilang penyebabnya karena masyarakat lelah dengan berbagai kebijakan pejabat, ada juga yang jengkel karena tingginya kasus korupsi, ada juga yang bilang ini didalangi kelompok tertentu. Tentu kita perlu mendoakan keselamatan kita semua. Namun, perlukah kita tetap bersikap tunduk dan hormat kepada pejabat yang memang tidak memihak kepada rakyat Indonesia?

Dalam Roma 13:1, Paulus menggunakan kata hypotasso (yang berarti menempatkan diri dalam keteraturan/tatanan), bukan hypakouo (yang bermakna ketaatan buta tanpa syarat). Paulus mengajak umat untuk mengakui adanya tatanan publik (order) demi kebaikan bersama, bukan menyerahkan hati nurani secara mutlak kepada penguasa. Ketika pemerintah mewujudkan tatanan publik yang membawa kebaikan bersama, termasuk bagi rakyatnya, maka sewajibnya kita tunduk kepada mereka.

Menuju peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 NKRI, marilah kita dapat berefleksi, apakah kita sudah menuju tahap “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”; atau sebaliknya? Hasil refleksi kita akan menentukan bagaimana memilih bersikap yang tepat sebagai WNI. (AS)

SILENCE IN THE FACE OF EVIL IS ITSELF EVIL: GOD WILL NOT HOLD US GUILTLESS. NOT TO SPEAK IS TO SPEAK. NOT TO ACT IS TO ACT. (Dietrich Bonhoeffer, Teolog Lutheran & Martir yang Menentang Hitler)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *