Skip to main content

Mata Iman #2300: Tidak Ada yang Mustahil

Mata Iman #2300

Kamis, 23 Juli 2026

Bacaan: Kejadian 18:1-15

Nas: Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? (Ayat 14a)

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL

Seorang ibu berdoa bertahun-tahun agar anaknya yang sakit disembuhkan. Ia terus mengulang, “Tidak ada yang mustahil bagi Allah,” seolah firman itu adalah garansi bahwa keinginannya pasti terwujud. Ketika sang anak akhirnya meninggal, imannya nyaris runtuh. Ia baru menyadari: ia telah memaksakan kehendaknya sendiri dan menjadikan Allah sebagai pesuruh ajaib. Pengalaman pahit ini mengajarkan bahwa iman bukanlah alat untuk memaksa Allah menuruti kemauan kita.

Sara pun pernah tertawa mendengar janji TUHAN bahwa ia akan melahirkan anak di usia senja. Secara nalar, itu mustahil. Namun firman-Nya menegaskan, “Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN?” Janji itu digenapi—Ishak lahir, bukan karena iman Sara yang sempurna, melainkan karena kedaulatan Allah semata. Kisah ini menegaskan bahwa iman kita tidak berporos pada mukjizat, tetapi kepada Allah yang Mahakasih dan Mahakuasa. 

Sobat Cengkir, marilah beriman dengan dewasa. Bekerjalah seolah segala sesuatu bergantung pada kita, tetapi berdoa dan berserahlah seolah segala sesuatu bergantung pada Allah. Yang kita butuhkan bukanlah pengabulan semua keinginan kita, melainkan damai sejahtera Allah yang melampaui segala keadaan. (OLV)

KETIKA KITA TIDAK DAPAT MELACAK TANGAN-NYA YANG BEKERJA, DI SITULAH KITA HARUS BELAJAR UNTUK MEMERCAYAI HATI-NYA. (Charles Spurgeon, seorang pengkhotbah)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *