Skip to main content

Mata Iman #2292: Tak Ditinggalkan dalam Sengsara

MATA IMAN #2292

Selasa, 14 Juli 2026

Bacaan: Kejadian 21:8-21

Nas: Allah mendengar suara anak laki-laki itu (ayat 17a). 

TAK DITINGGALKAN DALAM SENGSARA

Seorang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga sering merasa sendirian dan tak berdaya. Ia menanggung luka akibat keputusan sepihak suaminya, dan tak ada tempat mengadu. Perasaan diusir dan dibuang seperti itu mungkin pernah kita rasakan, atau kita saksikan dalam kehidupan di sekitar kita. Struktur sosial dan keluarga seharusnya melindungi setiap orang, tetapi justru menjadi sumber penindasan. 

Hagar mengalami kenyataan pahit serupa. Rahimnya dipinjam oleh Abraham dan Sara demi mendapatkan keturunan. Namun, ia diusir bersama Ismael karena Sara merasa terancam. Di padang gurun, saat air habis dan kematian membayang, Hagar berseru kepada Allah. Ternyata, Allah berkenan mendengarkannya. Ia membuka mata Hagar sehingga ia melihat sebuah sumur. Ia juga menegaskan bahwa Ismael akan menjadi bangsa yang besar. 

Sobat Cengkir, janganlah takut. Sekalipun situasi terasa mustahil dan ketidakadilan meremukkan, Allah mendengarkan setiap seruan kita. Ia tidak meninggalkan kita dalam sengsara. Mari belajar berseru seperti Hagar, dan percaya bahwa Allah sanggup mengubah padang gurun menjadi sumber kehidupan. (PAT)

TIDAK ADA JURANG PENDERITAAN YANG BEGITU DALAM, HINGGA KASIH ALLAH TIDAK DAPAT MERENGKUH KITA LEBIH DALAM LAGI. (Corrie ten Boom, penulis dan penyintas kamp konsentrasi Nazi)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *