MATA IMAN #2266
Sabtu, 13 Juni 2026
Bacaan: Mazmur 84:1-8
Nas: Berbahagialah mereka yang diam di rumah-Mu, yang dapat terus-menerus memuji-muji Engkau. (Ayat 5)
RUMAH
Setelah seharian lelah bekerja, waktu pulang ke rumah sangat kita nantikan. Di rumah, kita bertemu dengan pasangan hidup, anak atau orangtua kita. Tempat yang selalu membuat hati terasa tenang saat kembali ke rumah. Bukan karena tempatnya paling mewah, tetapi karena di rumah, kita merasa diterima dan dipulihkan.
Bagi pemazmur, rumah TUHAN adalah tempat seperti itu. Bukan sekadar tempat ibadah, melainkan tempat di mana hatinya menemukan kekuatan baru. Karena itu, datang kepada TUHAN bukan menjadi rutinitas yang melelahkan, tetapi sebuah kerinduan. Sering kali tanpa sadar, ibadah berubah hanya menjadi kebiasaan mingguan. Datang, duduk, mendengar firman, lalu pulang begitu saja. Pelayanan yang kita lakukan bisa menjadi hanya sekadar kewajiban.
Sobat Cengkir, rumah adalah tempat di mana kita merasa diterima, dikuatkan, dan bisa menjadi diri sendiri. Semestinya, seperti itulah gereja; komunitas yang saling menerima dan mengasihi. Jika kita mengarahkan diri kepada Allah, sumber segala anugerah, maka beribadah dan pelayanan di gereja bukanlah kewajiban, melainkan “rumah” yang sehat untuk mendorong kita berkiprah sebagai saksi-saksi Kristus di dunia ini. (DSI)
KETIKA TUHAN MENJADI TEMPAT PULANG, IBADAH TIDAK LAGI TERASA SEBAGAI KEWAJIBAN.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
