MATA IMAN #2241
Senin, 18 Mei 2026
Bacaan: Kisah Para Rasul 1:6-14
Nas: Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama (ayat 14a).
SEHATI BERDOA BERSAMA
Ada yang bilang lebih mudah berdoa sendirian daripada berdoa bersama orang lain. Berdoa bersama kadang terasa seperti ajang unjuk kefasihan berbicara — dan bagi yang merasa doanya “tidak indah,” lebih mudah mundur dan menyerahkan giliran kepada orang lain. Padahal doa bukanlah pertunjukan. Doa adalah percakapan yang jujur antara kita dan Tuhan — dan percakapan itu justru semakin kaya ketika dilakukan bersama.
Setelah Yesus naik ke surga, para murid menghadapi ketidakpastian yang nyata. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun alih-alih menyendiri, mereka justru berkumpul — bersama para perempuan, bersama keluarga Yesus — dan bertekun dalam doa (ayat 14). “Sehati” di sini bukan berarti semua setuju dalam segala hal, melainkan semua mengarahkan hati pada tujuan yang sama: menantikan janji Allah. Doa bersama menjadi ruang di mana perbedaan dikesampingkan dan ketergantungan pada Tuhan ditegaskan.
Sobat Cengkir, saat pergumulan terasa berat, jangan hadapi sendirian. Cari sesama yang bisa diajak berdoa bersama. Doa bersama bukan kelemahan — itu justru cara Tuhan mengajar kita untuk saling menopang dan mengenal-Nya dalam ketenangan yang hanya bisa lahir dari kebersamaan. (LPPS)
DIA HANYA SEJAUH DOA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
