MATA IMAN #2227
Senin, 4 Mei 2026
Bacaan: Matius 28:18-20
Nas: Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman. (Ayat 20b)
HARAPAN DI TANAH RANTAU
Hari raya merupakan waktu yang penuh sukacita. Namun, bagi mahasiswa yang berada di perantauan, momen ini bisa membawa perasaan rindu dan kesepian. Tidak bisa berkumpul dengan keluarga, tidak ada makanan khas seperti papeda dan kue lapis Tidore buatan ibu, serta suasana perayaan yang berbeda dapat membuat hati ini terasa hampa.
Sejatinya, Paskah bukan tentang di mana kita berada, melainkan tentang siapa Kristus bagi kehidupan kita. Yesus berkata bahwa segala kuasa di surga dan di bumi telah diberikan kepada-Nya. Dengan otoritas itu, Dia memberi perintah kepada murid-murid-Nya untuk pergi ke segala bangsa, memberitakan Injil, menjadikan semua bangsa murid Kristus, serta membaptis mereka dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Tidak hanya itu, Yesus juga berjanji akan selalu menyertai para murid-Nya sampai akhir zaman.
Kebangkitan Yesus bukan hanya bukti kemenangan atas maut, tetapi juga jaminan bahwa kita tidak pernah sendirian. Meskipun menghadapi tantangan di mana pun kita berada, termasuk di tanah rantau, kita tetap memiliki pengharapan karena Yesus selalu hadir dalam setiap langkah kita. Jangan biarkan kesendirian mengaburkan makna kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita. Tetaplah bertumbuh dalam iman, pengharapan, dan kasih. (ASA-Adel Sri Jeli Serania Ambeua, Mahasiswa Sastra Inggris, Universitas Kristen Indonesia)
PERASAAN SENDIRIAN DI PERANTAUAN MEMANG BERAT. NAMUN, KITA PUN DAPAT MENGATASI SEGALA RINTANGAN DENGAN KEKUATAN-NYA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
