MATA IMAN #796
Jumat, 3 Juni 2022
Bacaan: Kejadian 14:1-16
Nas: Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, anak saudaranya itu, serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya.(Kejadian 14:16)
ABRAHAM
Seorang kawan saya berbagi kisah pergumulannya mengenai sang kakek yang kecanduan judi sejak muda. Hobi ini telah membuat keluarganya kehilangan harta benda, nyaris menelan habis modal usaha keluarga, tetapi ia tak kapok juga. Berulang kali juga kawan saya harus menebus sang kakek dari kantor polisi. Lama-lama, ia pun jemu dan jengkel. “Mau sampai kapan? Toh ia tidak berubah!”
Abraham, yang semula bernama Abram, menghadapi pergumulan serupa dalam bacaan hari ini. Abraham harus mengorbankan berbagai hal untuk menyelamatkan Lot. Abraham merupakan perantau yang punya kecenderungan menghindari konflik seperti yang ia lakukan di Mesir (Kej. 12:10-20). Namun dalam situasi Lot tertawan, ia pun harus terlibat langsung di medan perang. Sejarah mencatat bahwa ia mengejar pasukan Kedorlaomer sejauh 225 km demi menyelamatkan Lot!
Berubahkah hidup Lot? Setelah pertempuran usai, Lot kembali ke Sodom, dan di akhir hidupnya Lot malah tinggal di gua. Menolong orang yang saleh dan baik hati sangatlah mudah, namun bagaimana ketika kita harus menolong orang-orang ‘sulit’? Abraham tetap menolong Lot, dengan segala kekurangan yang ada pada keponakannya itu. Bukan semata demi kebaikan Lot, tetapi juga dengan semangat menjalankan perintah Tuhan baginya. Sudahkah kita melakukan bagian kita dalam menolong sesama? (OLV)
Mari kita belajar lebih mengenal Abraham dalam Persekutuan Pemuda Sabtu ini, yang bertemakan: EKSPOSISI ABRAHAM
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

