MATA IMAN #281
Kamis 31 Desember 2020
Bacaan: Filipi 1:18-21
Nas: Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita, karena aku tahu, bahwa kesudahan semuanya ini ialah keselamatanku oleh doamu dan pertolongan Roh Yesus Kristus. (Ayat 18b-19)
SIMFONI NOMOR 9
Itulah karya pamungkas dari Ludwig van Beethoven yang tercipta sejak 1822, selesai dan dipentaskan perdana pada 1824, yang dikenal juga dengan Ode to Joy. Simfoni nomor 9 tercipta saat Beethoven mulai sakit parah, mengalami tuli total, hingga meninggal pada 1827. Awalnya karya tersebut hanya berupa melodi, kemudian dipadukan dengan lirik dari puisi karya Friedrich Schiller, lalu diterjemahkan ke berbagai bahasa; dan oleh Yamuger (Yayasan Musik Gereja) tercantum pada Kidung Jemaat nomor 3 berjudul “Kami Puji Dengan Riang”.
10 bulan sudah berlalu, gedung gereja masih tutup, namun kita tetap bersukacita dan beribadah secara daring. Kami, yang terdiri dari redaksi Warta Jemaat, kontributor artikel Majalah Coconut, Tenaga Pelayanan Gerejawi, para penatua dan pendeta, memulai transformasi digital, menyapa kita semua di ruang masing-masing. Keadaan kita mirip, namun jauh lebih baik dibandingkan Rasul Paulus yang terpenjara. Dalam suratnya bersama Timotius kepada jemaat Filipi, Paulus berpesan agar Injil tetap diberitakan dan pengajaran terus disampaikan. Meski merasa ajal sudah dekat, namun itu bukan alasan untuk bersikap pasrah. Apa pun yang terjadi, kita harus tetap berkarya dan melayani pekerjaan Tuhan. Dalam konteks kita hari ini, mari kita sama-sama bertumbuh melalui renungan harian Mata Iman.
Keadaan di 2021 belum tentu akan membaik, tetaplah bersukacita! Ada yang mengalami penurunan kemampuan fisik karena bertambah usia. Ada pula yang terus berjuang mencari pekerjaan karena resesi ekonomi. Apa pun yang terjadi, bersukacitalah, teruslah berkarya dan selesaikanlah “Simfoni Nomor 9” yang merupakan panggilan Tuhan untukmu. Gigihlah berupaya di dalam Tuhan sehingga kita pun menghasilkan “Simfoni Nomor 9” yang memberkati banyak orang, melintasi berbagai zaman dan generasi. Mari kita sambut tahun yang baru dengan sukacita! (YOD)
==
“Aku akan bisa mendengar lagi di sorga.” (Ludwig van Beethoven, kata-kata terakhirnya sebelum wafat)
———————-
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

