MATA IMAN #117
Bacaan: Mazmur 25:8-10
Nas: TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. (ay 8).
WAZE
Saya sudah cukup lama tinggal di Jakarta, 30 tahun lebih. Saya juga sering menjelajah jalan karena tuntutan pekerjaan, sehingga saya cukup hafal dengan jalan-jalan di kota Jakarta. Akan tetapi saya toh masih membutuhkan “waze” untuk penunjuk jalan, jika pergi ke daerah yang agak asing. Saya tinggal mematuhi apa yang ‘dituntunkan’ oleh waze: belok kiri, belok kanan atau terus. Hampir pasti, rute yang ditunjukkan oleh waze ini adalah alternatif rute yang tercepat waktu tempuhnya.
Di dalam kehidupan manusia juga memerlukan “waze” untuk memberikan informasi tentang jalan yang harus kita lewati untuk menuju titik tuju kehidupan ini. Mazmur mengingatkan orang percaya bahwa Allah menunjukkan kepada umat-Nya suatu jalan kehidupan yang benar. Ia pun menuntun langkah demi langkah sehingga kita tidak tersesat. Kita tinggal dengan kerendahan hati berpegang kepada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya, karena bagi manusia, masa depan adalah gelap.
Tetapi sering kita bukan memilih jalan Tuhan, dan justru mengikuti jalan yang ada di “peta harta karun”. Tentunya titik tuju kedua jalan ini berbeda, bahkan berlawanan arah. Juga ada yang merasa bisa menggunakan dua peta sekaligus, dengan alasan “keseimbangan hidup”. Padahal tidak mungkin mempergunakan dua peta secara bersamaan jika arah yang dituju berlawanan. Kita diberi kebebasan untuk memilih jalan sesuai titik tuju yang kita mau. (ENO)
FOKUSLAH PADA TITIK TUJU ANDA, WALAU BANYAK HAL MENARIK DI DALAM PERJALANAN.
———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

