Mata Iman #66: Validasi Luka

MATA IMAN #66

Bacaan : Ayub 5 : 8-16

Nas: Tetapi aku, tentu aku akan mencari Allah, dan kepada Allah aku akan mengadukan perkaraku (ayat 8).

VALIDASI LUKA

Kita tentu sudah familiar dengan Ayub, tokoh Alkitab bak dongeng yang kantongi sejuta kesempurnaan. Ayub dianugerahkan begitu banyak hal; anak, budak, hingga ternak. Tidak berhenti di sana, kesalehan dan ketaatan akan Allah juga mengiring langkahnya; hingga ketika Allah mengizinkan berbagai macam cobaan datang dan merenggut hampir seluruhnya dari sisi Ayub.

Dalam bacaan kita, tokoh Elifas yang belum pernah terjamah kesulitan yang sama itu dengan tidak ragu-ragu menyatakan apa yang akan dilakukan olehnya jika dirinya dicobai seperti Ayub. Nasihatnya jelas jitu, uraiannya tentang kebaikan pemeliharaan Allah dan perhatian khusus Allah kepada orang miskin yang meratap sangat bagus.

Ketika sudah bicara eksekusi, selalu timbul rongga kosong akibat setiap pergumulan dan pencobaan begitu lebar menganga; otak kita pun seperti diblokade mati hingga kerap berfokus pada sakit hati. Kata-kata Elifas, meski ‘indah’, namun diikuti dengan kesalahannya menafsirkan penderitaan luar biasa Ayub dan sikapnya yang tidak menyenangkan membuat Ayub tidak bisa memetik manfaat dari “penghiburannya”.

Mari belajar untuk mencari Tuhan dan hanya memandang kepadaNya saja, memercayakan setiap perkara dalam hidup; sehingga ketika waktu meratap sudah selesai, luka kita tidak hanya berujung hampa melainkan gempita. Sebab segala kekuatiran beserta ratapnya sudah ada di tangan yang tepat (EJI).

Pergumulanmu valid. Tidak apa-apa, serahkanlah pada Tuhan.

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *