Mata Iman #1839: Ketika Sungai Mengering

MATA IMAN #1839
Jumat, 11 April 2025

Bacaan: 1 Raja-Raja 17:1–7
Nas: Akan tetapi, sesudah beberapa waktu, wadi itu mengering, sebab hujan tidak turun di negeri itu. (Ayat 7)

KETIKA SUNGAI MENGERING

Seusai menyampaikan nubuat tentang kekeringan kepada Raja Ahab, Nabi Elia diperintahkan Tuhan untuk pergi bersembunyi di tepi anak Sungai Kerit, yang berada di sebelah timur Sungai Yordan. Di sana, Elia bisa minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak diutus setiap pagi dan petang membawa roti serta daging untuknya. Namun, kemudian sesuatu terjadi: sungai itu mengering.

Kadang dalam hidup kita, “sungai” tempat kita merasa nyaman pun bisa mengering: pekerjaan, hubungan, stabilitas. Bisa jadi, Tuhan sedang menunjukkan bahwa saatnya bergerak. Tuhan kadang mengeringkan sungai bukan untuk menghukum, melainkan untuk mengarahkan. Tuhan tidak ingin Elia berhenti di Kerit. Ada seorang janda di Sarfat yang sudah Tuhan siapkan untuk menjadi saluran berkat berikutnya.

Saat “sungai” dalam hidup Anda mengering, janganlah panik. Bisa jadi, itu adalah undangan Tuhan untuk melangkah menuju hal yang lebih besar. Bawa kegelisahan dan kehausan Anda kepada Tuhan, dan dengarkan suara-Nya. Percayalah, Tuhan yang memelihara Elia di Kerit juga akan memelihara Anda di “Sarfat.” (HH)

KADANG JALAN TUHAN DIMULAI SAAT SUNGAI KITA MENGERING.

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *