MATA IMAN #1823
Rabu, 26 Maret 2025
Bacaan: Habakuk 3
Nas: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pokok anggur tidak berbuah, dan hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu dalam kandang, aku akan bersukacita di dalam TUHAN, bersorak sorai di dalam Allah Penyelamatku. (Ayat 17-18)
TERANG DI TENGAH KEGELAPAN
Saat ini, banyak orang merasa cemas dan kehilangan harapan karena berbagai tantangan yang dihadapi bangsa kita — ketidakpastian ekonomi, krisis moral, dan situasi politik yang penuh polemik. Tidak heran jika istilah Indonesia Gelap sering terdengar. Dalam situasi seperti ini, mudah bagi kita untuk merasa lelah dan putus asa. Namun, sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk tidak larut dalam kegelapan dunia, tetapi justru menjadi terang yang bersinar di tengahnya.
Pada zaman Nabi Habakuk, Kerajaan Yehuda juga mengalami masa yang gelap. Ekonomi hancur, pemerintah korup, dan bangsa Israel terancam oleh musuh. Namun, di tengah semua itu, Habakuk memilih untuk tetap bersukacita di dalam TUHAN. Ia tidak menutup mata terhadap realitas, tetapi ia menaruh kepercayaannya pada sesuatu yang lebih besar—kesetiaan TUHAN yang tidak tergoyahkan. Nabi Habakuk memberi teladan kepada kita bahwa meskipun keadaan tidak ideal, kita tetap bisa bersukacita dalam TUHAN, Sang Penyelamat.
Sobat Cengkir, marilah kita menunjukkan kasih Allah melalui kejujuran dalam pekerjaan, kepedulian terhadap sesama, dan doa bagi bangsa ini. Dunia mungkin gelap, tetapi terang Kristus dalam diri kita harus tetap bersinar. Sudahkah kita menjadi berkat bagi orang-orang di sekitar kita hari ini? (FMO)
JANGANLAH DIKALAHKAN OLEH KEJAHATAN, TETAPI KALAHKANLAH KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN! (Roma 12:21)
—————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

