Mata Iman #1810: Mati Konyol

MATA IMAN #1810
Kamis, 13 Maret 2025

Bacaan: Filipi 1:12-26
Nas: Sesungguhnya, bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Namun, jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. (Ayat 21-22 TB2-LAI)

MATI KONYOL

Kematian, sebuah topik tabu, tetapi menjadi sebuah keniscayaan dalam hidup manusia. Bilamanakah seseorang mendapatkan label “mati konyol”? Ketika di masa akhir hidupnya, orang tersebut melakukan perbuatan yang sia-sia. Masalahnya, kita tidak tahu kapan masa hidup kita berakhir.

Dalam bacaan hari ini, Paulus menulis surat dari dalam penjara kepada jemaat Filipi. Dalam keterbatasan, Paulus juga tidak tahu tentang apa yang akan terjadi: ia akan dibebaskan, dieksekusi, atau tetap dalam penjara sampai mati. Namun, Paulus meyakini bahwa hidupnya harus memuliakan Tuhan.

Secara personal, saya sedih membaca berita bahwa ada mahasiswa yang meninggal dengan bukti ia mabuk miras dan positif menggunakan narkoba. Kiranya kematian konyol tersebut menjadi pengingat bagi Sobat Cengkir untuk tetap menjauhi hal buruk dan senantiasa berlaku benar. (AS)

HIDUP YANG TIDAK DIPIKIRKAN DENGAN BAIK ADALAH HIDUP YANG SIA-SIA. (Socrates, seorang filsuf)

—————

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *