Warta Jemaat GKI Kelapa Cengkir – 2 Februari 2025

Selamat datang di GKI Kelapa Cengkir. Untuk informasi lengkap mengenai kegiatan gereja dalam pekan ini, silakan membaca warta jemaat edisi 2 Februari 2025 berikut ini:

BERANI MENJAWAB PANGGILAN-NYA
(Yeremia 1:4-10 ; Mazmur 71:1-6 ; 1 Korintus 13:1-13 ; Lukas 4:21-30)

Terkadang, kita dihadapkan pada pilihan: tetap diam demi kenyamanan atau menyuarakan kebenaran meskipun ada risiko. Wajar jika kita merasa ragu atau takut, tetapi Tuhan tidak memanggil kita untuk berdiam diri. Dia mengundang kita untuk berjalan dalam kebenaran dengan keberanian, percaya bahwa Dia selalu menyertai kita. Jika kita dipanggil untuk menjadi terang, mengapa harus bersembunyi dalam bayang-
bayang?

Ketika Tuhan memanggil Yeremia untuk menjadi nabi, Yeremia merasa tidak mampu dan takut. Namun, Tuhan berkata kepadanya, “Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau” (Yeremia 1:8). Tuhan tidak hanya memanggil, tetapi juga memberi keberanian dan perlindungan kepada setiap orang yang setia pada-Nya.

Mazmur 71:1-6 mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan kita sejak masa muda hingga masa tua. Pemazmur berseru, “Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda” (Mazmur 71:5). Ini mengajarkan kita bahwa ketika kita menghadapi tantangan, kita tidak sendirian. Tuhan yang setia sejak dahulu tetap akan menopang kita.

Yesus sendiri menghadapi penolakan ketika Dia menyatakan kebenaran di kampung halamannya (Lukas 4:21-30). Orang-orang yang awalnya terpesona dengan perkataan-Nya berubah menjadi marah karena Dia mengungkapkan kebenaran yang tidak ingin mereka dengar. Namun, Yesus tidak mundur. Dia tetap menjalankan misi-Nya dengan penuh keberanian.

Satu hal yang perlu kita ingat adalah bahwa dalam menyatakan kebenaran, kita harus tetap dilandasi kasih. Rasul Paulus berkata dalam 1 Korintus 13:1-13 bahwa tanpa kasih, segala sesuatu yang kita lakukan menjadi sia-sia. Berani menyatakan kebenaran bukan berarti kita harus keras dan tanpa kasih, melainkan kita harus berbicara dengan hikmat dan kelembutan, seperti yang Yesus ajarkan.

Tuhan tidak menjanjikan jalan yang mudah bagi mereka yang hidup dalam kebenaran, tetapi Dia menjanjikan penyertaan-Nya. Dia memanggil kita bukan untuk hidup dalam ketakutan, melainkan dalam iman dan keberanian. Oleh karena itu, mari kita dengan teguh menjawab panggilan-Nya, percaya bahwa Dia yang memanggil kita juga akan menyertai kita. Amin.

(Pnt. Arnold Kenneth untuk Warta Jemaat 02 Februari 2025)

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat dan linktree dari GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *