MATA IMAN # 1769
Jumat, 31 Januari 2025
Bacaan: Mazmur 139
Nas: mata-Mu melihat selagi aku belum berbentuk, dan dalam kitab-Mu semua sudah tertulis, hari-hari yang sudah dibentuk, sebelum ada satu hari pun. (Ayat 16 TB2-LAI)
EPILOG
Pernahkah Anda menemukan epilog saat membaca buku? Bagian paling akhir sebuah cerita ini biasanya hadir untuk memberikan penutup. Epilog sering kali menyelesaikan hal-hal yang belum tuntas, memberikan gambaran masa depan para tokoh, atau menegaskan tema utama cerita.
Dalam buku Harry Potter terakhir, yakni Harry Potter and the Deathly Hallows, ada epilog yang mengisahkan kehidupan para tokoh utama 19 tahun kemudian. Setelah masa kecil dan remaja yang penuh tantangan, Harry, Ron, dan Hermione digambarkan tumbuh dewasa dan mengantar anak-anak mereka ke Hogwarts. Epilog ini tidak hanya memberikan penutup yang menenangkan, tetapi juga akhir yang penuh harapan.
Hidup kita ibarat sebuah cerita dalam buku, dengan bab-bab penuh suka dan duka, tawa dan air mata. Tuhan, Sang Penulis Agung, telah merancang sebuah “epilog” yang mulia: kehidupan kekal bersama-Nya. Dalam Mazmur 139, Daud mengakui kebesaran Tuhan sebagai Sang Pencipta yang mengetahui masa lalu, masa kini, dan masa depan kita. Ayat 16 mengingatkan bahwa setiap bagian hidup kita diketahui dan ditulis oleh Tuhan, yang memiliki rencana yang sempurna, termasuk akhir yang membawa kemuliaan bagi-Nya.
Sobat Cengkir, epilog yang Tuhan tulis adalah epilog penuh pengharapan dan sukacita. Oleh karena itu, jalanilah kehidupan ini dengan penuh tanggung jawab sebagai orang yang beriman kepada Tuhan. (HH)
DALAM KISAH KEHIDUPAN, PROLOG DAN EPILOG KITA DITULIS OLEH TUHAN. NAMUN, ALUR CERITANYA DIBERIKAN KEPADA KITA. KARENA ITU, BUATLAH PROSA TERBAIK. (James D. Maxon)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir.

