Mata Iman #1716: Dipanggil Tuhan

MATA IMAN # 1716
Senin, 9 Desember 2024

Bacaan: Mazmur 14:1-7
Nas: TUHAN memandang ke bawah dari surga kepada anak-anak manusia untuk melihat, apakah ada yang berakal budi dan yang mencari Allah. (Ayat 2 TB2-LAI)

DIPANGGIL TUHAN

Jika kita mendengar kata “dipanggil Tuhan”, maka sebagian besar kita akan berasosiasi pada kematian. Padahal tidak selalu demikian. Di dalam hidup kita, ternyata bukan kita yang mencari Tuhan, tetapi justru Tuhan yang mencari kita dan memanggil kita untuk mendengarkan suara-Nya. Seperti saat Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, maka Tuhan mencari mereka dan memanggil-Nya. Alih-alih menanggapi panggilan Tuhan, mereka malah bersembunyi. Apakah kita bisa bersembunyi di hadapan Allah?

Mazmur 14 ini adalah mazmur Daud yang ingin menyampaikan bahwa manusia itu sejatinya manusia berdosa. Padahal Allah itu menyertai orang benar. Tetapi pertanyaannya, apakah ada manusia yang benar? Yang ada adalah manusia yang belajar untuk benar, tetapi Allah sendiri yang turun ke dunia untuk membenarkan manusia yang berdosa itu. Inilah arti Natal yang sebenarnya. Ternyata manusia tidak sanggup untuk hidup benar tanpa pertolongan Roh Kudus.

Sobat Cengkir, apakah kita sebagai orang percaya yang rajin beribadah, berdoa, memuji Tuhan dan memberi persembahan sudah merasa benar dengan itu semua? Marilah kita tengok hidup kita, masih banyak kesalahan dan dosa yang kita lakukan, walaupun kita berusaha untuk hidup benar. Marilah kita belajar mencari Allah di dalam firman-Nya. Allah itu Mahakasih dan panjang sabar, Dia selalu memandang kita dari takhta-Nya, apakah kita mencari Allah dan berakal budi? (ENO)

KITA SERING KALI MENGELUHKAN TIDAK MERASAKAN PENYERTAAN TUHAN, SESUNGGUHNYA ITU TERJADI KARENA KITA TIDAK MAU MENDENGARKAN KETIKA TUHAN MEMANGGIL KITA UNTUK DATANG KEPADA-NYA. (Thom Lemmons)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *