Warta Jemaat GKI Kelapa Cengkir – 20 Oktober 2024

Selamat datang di GKI Kelapa Cengkir. Untuk informasi lengkap mengenai kegiatan gereja dalam pekan ini, silakan membaca warta jemaat edisi 20 Oktober 2024 berikut ini:

KELUARGA YANG MENGHAMBA
(Yesaya 53:4-12; Mazmur 91:9-16 ; Ibrani 5:1-10; Markus 10:35-45)

Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, bayangkan sebuah keluarga yang setiap anggotanya berkomitmen untuk saling melayani. Suatu pagi, seorang ayah bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan bagi seluruh anggota keluarga. Istrinya, yang tahu bahwa suaminya suka kopi hangat, menyiapkan secangkir kopi. Anak-anak juga membantu membersihkan rumah di pagi itu.

Dalam situasi ini, setiap anggota keluarga tidak hanya memikirkan kebutuhan diri sendiri, tetapi berusaha untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Mereka menunjukkan bahwa kasih dalam keluarga terwujud melalui tindakan melayani satu sama lain. Ketika kita mengedepankan sikap menghamba, kita membangun suasana penuh kasih, pengertian, dan saling mendukung.

Yesaya 53:4-12 mengungkapkan tentang hamba TUHAN yang menderita. Ia rela menanggung segala beban dan dosa umat. Ia tidak mencari kehormatan atau kekuasaan, melainkan bersedia berkorban untuk orang lain.

Ibrani 5:1-10 juga menjelaskan bahwa seorang imam diangkat untuk melayani umat, bukan untuk kepentingan pribadi. Kita diajarkan bahwa pelayanan bukanlah tentang status, tetapi tentang tanggung jawab. Dalam setiap peran yang dipercayakan, kita dipanggil untuk melayani dengan hati yang penuh kasih dan menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi.

Yesus menegaskan dalam Markus 10:35-45 bahwa di dalam kerajaan-Nya, pemimpin adalah hamba. Kepemimpinan yang sejati terletak pada kemampuan untuk melayani dan mengutamakan orang lain. Yesus juga menekankan bahwa siapa di antara kita yang ingin menjadi besar, harus menjadi hamba.

Keluarga adalah institusi yang Tuhan rancang untuk menjadi cerminan kasih dan pelayanan-Nya. Keluarga yang menghamba adalah keluarga yang menempatkan kebutuhan dan kepentingan satu sama lain di atas diri sendiri.

Melalui pelayanan yang tulus, kita tidak hanya menjadi contoh bagi sesama, tetapi juga mencerminkan kasih Kristus dalam hidup kita sehari-hari. Mari kita berkomitmen untuk membangun keluarga yang saling menghamba, sehingga setiap tindakan kita menjadi wujud nyata dari iman kita. Mari kita bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana saya bisa melayani anggota keluarga saya hari ini?” Tuhan Yesus Kristus memberkati kita. Amin.

(Pnt. Elizabeth Natasha V. untuk Warta Jemaat 20 Oktober 2024)

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat dan linktree dari GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *