Warta Jemaat GKI Kelapa Cengkir – 04 Agustus 2024

Selamat datang di GKI Kelapa Cengkir. Untuk informasi lengkap mengenai kegiatan gereja dalam pekan ini, silakan membaca warta jemaat edisi 04 Agustus 2024 berikut ini:

ARAHKANLAH HATIMU KEPADA ALLAH!
(Keluaran 16:2-4, 9-15; Mazmur 78:23-29; Efesus 4:1-16; Yohanes 6:24-35)

Fokus itu penting. Begitu pula bagaimana kita tidak kehilangan fokus dan mengarahkan perhatian kepada sebuah kondisi tertentu agar tidak salah fokus (salfok).

Bacaan Injil bercerita mengenai peristiwa lanjutan dari kisah Yesus memberi makan lima ribu orang. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Yesus ke mana pun Ia pergi bukan karena ketulusan ingin dekat dengan-Nya, tetapi justru roti yang sudah mengenyangkan mereka secara jasmani. Tentu saja Yesus ingin meluruskan motivasi yang keliru dan membuat mereka dapat memahami, serta mampu mengarahkan hidup kepada-Nya sebagai “Sang Roti Hidup”. Namun, mereka justru meminta tanda dari Yesus dan mengaitkan dengan peristiwa manna (makanan nenek moyang ketika dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian). Yesus menanggapi secara tegas dengan menjelaskan bahwa Allah yang memberikan manna, bukan Musa.

Jika orang-orang terus hanya fokus pada manna/roti, mereka akan jatuh pada dua jurang yang fatal.

Pertama, ketika tidak ada roti untuk dimakan, bangsa Israel menjadi marah, memprotes serta menuduh Musa dan Harun berencana membunuh mereka dengan kelaparan. Mereka juga bersungut-sungut dan menggugat Allah. Akibat dari bangsa Israel yang salfok hanya kepada makan enak dan kenyang, mereka tidak melihat atau bahkan tidak mensyukuri karunia kebebasan dari perbudakan di Mesir sebagai pekerjaan besar yang telah Allah lakukan bagi mereka.

Kedua, dengan adanya ketersediaan roti, manusia cenderung melupakan siapa yang memberinya. Itulah yang terjadi pada orang-orang setelah peristiwa mukjizat pemberian makan bagi lima ribu orang. Mereka mengikut Yesus hanya untuk mendapatkan roti semata, bukan ketulusan ingin dekat dengan-Nya.

Demikian pula yang dihayati oleh Sang Pemazmur dalam Mazmur 78:23-29. Sang Pemazmur mendeklarasikan bahwa pusat dari kehidupan adalah Allah, bukan roti atau manna. Jika kita lihat pada bagian akhir bacaan Injil, Yesus memproklamirkan diri sebagai Roti Hidup. Inilah salah satu dari banyak cara Yesus memperkenalkan diri kepada dunia sebagai Sang Sumber Kehidupan. Setiap orang yang mau datang dan percaya kepada Kristus, Sang Roti Hidup, akan terus memiliki kehidupan yang berkelanjutan.

Ketika fokus manusia adalah mengarahkan diri kepada-Nya, maka ada perubahan baik yang terjadi dalam kehidupannya. Setiap orang yang mengarahkan diri kepada Allah tidak lagi dikuasai rasa takut akan kekurangan dan tergerak untuk meneladani Yesus dengan terus peduli, berbagi dan solider kepada sesama.

(Pnt.Nathania Clarissa untuk Warta Jemaat 04 Agustus 2024)

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat dan linktree dari GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *