MATA IMAN #2288
Kamis, 9 Juli 2026
Bacaan: Kejadian 12:1-9
Nas: dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. (Ayat 3b)
BERPARTISIPASI DALAM KARYA KESELAMATAN ALLAH
Seorang sahabat baru saja melepaskan jabatan bergengsi di kota besar untuk menjadi guru di pelosok Papua. Baginya, meninggalkan kemapanan bukanlah kerugian, melainkan jawaban atas panggilan yang mengusik hati. Banyak yang mempertanyakan keputusannya, tetapi ia meyakini bahwa keterlibatan dalam pekerjaan Allah jauh lebih berharga daripada sekadar karier. Keputusan seperti ini sering dianggap nekat, namun justru di sanalah iman menemukan bentuknya yang paling nyata.
Panggilan Abram adalah contoh serupa. TUHAN memintanya untuk meninggalkan Haran dan kaum keluarganya yang memberikan rasa aman, untuk menuju negeri yang belum dikenalnya. Di tengah ketidakpastian, Allah mengikatkan janji bahwa Abram akan menjadi bangsa yang besar. Ia juga akan menjadi berkat bagi seluruh kaum di muka bumi. Abram dipanggil untuk berpartisipasi dalam karya keselamatan Allah bagi dunia ini.
Kini, panggilan yang sama menyapa kita. Meninggalkan kemapanan—entah berupa zona nyaman, ambisi pribadi, atau rasa aman palsu—adalah langkah iman untuk berpartisipasi dalam karya keselamatan Allah yang masih berlangsung. Mari berani melangkah, bukan karena kita sempurna, melainkan karena belas kasihan-Nya memampukan kita menjadi berkat bagi sesama. (NCA)
ADA HAL-HAL YANG JAUH, JAUH LEBIH BAIK DI DEPAN DARIPADA APA PUN YANG KITA TINGGALKAN DI BELAKANG. (C.S. Lewis)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
