Mata Iman #2273: Persahabatan Bagai Kepompong

MATA IMAN #2273

Senin, 22 Juni 2026

Bacaan: Yohanes 15:9-17
Nas: Tidak ada kasih yang lebih besar daripada ini, yakni seseorang memberikan nyawanya demi sahabat-sahabatnya. (ayat 13).

PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG

Persahabatan bagai kepompong adalah metafora yang menggambarkan hubungan persahabatan yang sangat erat dalam berbagai situasi dan kondisi. Begitulah sahabat, selayaknya saling menjaga, memberi rasa aman dan membantu proses pendewasaan bersama hingga berubah menjadi lebih baik serta lebih indah seperti kepompong yang melahirkan kupu-kupu. Persahabatan yang sangat ideal dan menjadi impian setiap orang, tetapi pada kenyataannya tidaklah seindah itu. 

Sebagai orang beriman, kita mengenal sosok sahabat sejati di dalam diri Yesus. Ia tidak saja menerima kita apa adanya, tetapi juga melindungi, memberi rasa aman dan membantu proses pendewasaan iman kita. Bahkan melampaui itu, Dia mati menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus kita, para sahabat-Nya yang berdosa. Sahabat yang sangat luar biasa sulit ditemukan di dunia nyata. Saya kira semua orang percaya ingin menjadi sahabat Kristus, tetapi sanggupkah membayar harganya? Harga yang harus dibayar adalah melakukan apa saja yang diperintahkan oleh Yesus, termasuk saling mengasihi.

Sobat Cengkir, sanggupkah kita menjadi sahabat Kristus? Mungkin sebagai manusia berdosa sangatlah berat. Yesus tahu itu, oleh karena itu Dia mengutus Roh Kudus untuk memberi kekuatan kepada kita, agar kita sanggup saling mengasihi dan terus berupaya membumikan perintah Tuhan Yesus Kristus. Berat memang, tetapi kalau ada tekad dan niat baik kita, Roh Kudus akan memampukan kita. Percayalah! (ENO)

PERSAHABATAN ADALAH YANG MEMBUATMU MELEWATI MASA-MASA SULIT DAN MEMBANTUMU MENIKMATI SAAT-SAAT INDAH. (Unknown).

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *