Mata Iman #2180: Kedodoran

MATA IMAN #2180
Rabu, 18 Maret 2026

Bacaan: 1 Samuel 17:12-39
Nas: Daud mengikatkan pedangnya pada baju perangnya dan berusaha berjalan, sebab ia belum pernah mencobanya. Kata Daud kepada Saul, ”Aku tidak dapat berjalan dengan semua ini, sebab aku belum pernah mencobanya.” Kemudian Daud menanggalkannya. (Ayat 39)

KEDODORAN

Ketika melihat sederetan sandal milik ibunya, seorang anak kecil bergegas ingin mencobanya. Ia sangat senang memakai sandal ibunya karena ingin berlagak seperti orang dewasa. Ia memasukkan kedua kaki mungilnya ke dalam sandal itu. Dengan senyum sumringah, ia berjalan lenggak-lenggok. Tak lama kemudian, senyum itu berubah menjadi isak tangis. Ia terjatuh, karena sandal itu tidak sesuai ukuran kakinya. Terlalu besar, tidak cocok untuk kakinya. Alih-alih bisa berjalan dengan centil bak perempuan dewasa, ia justru tersandung dan jatuh.

Bacaan hari ini bercerita tentang Raja Saul yang memberikan baju zirahnya atau baju khusus untuk berperang. Namun, baju itu tidak cocok bagi Daud yang memiliki ukuran tubuh yang mungil. Ia tidak dapat berjalan dengan baik, sehingga ia menanggalkannya sebelum maju berperang. Bila Daud maju menghadapi Goliat dengan memaksakan dirinya mengenakan baju perang itu, maka ia akan jatuh terjerembab akibat baju tempur yang kedodoran. Baju perang itu bukan melindungi dirinya, tetapi justru menghalangi keleluasannya untuk bergerak sehingga bisa membahayakannya.

Sobat Cengkir, penampilan terbaik adalah ketika kita menjadi diri sendiri dan bukan meniru atau ikut-ikutan tren. Tampil bukan sebagai diri sendiri justru mengerdilkan potensi atau talenta yang dikaruniakan Tuhan. Jalanilah kehidupan ini dengan menjadi diri sendiri karena setiap orang dikaruniai peran istimewa oleh Tuhan. (PAT)

BE YOURSELF, BECAUSE THE WORLD NEEDS MORE AUTHENTICITY. (unknown)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *