MATA IMAN #2134
Sabtu, 31 Januari 2026
Bacaan: Filipi 4:2-9
Nas: Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! (Ayat 4)
BELAJAR DARI MASA KECIL
Menjelang ulang tahun, mama saya mengirimkan sebuah foto kenangan dari facebook, gambar diri saya masa kecil dengan memegang bola. Mama saya menuliskan caption “Saat rumah kontrakan kita bocor dan kebanjiran, kau masih bisa tersenyum membawah bola kesayanganmu.”
Jujur, saya tidak terlalu ingat masa tersebut dan kenapa saya masih bisa tampak bahagia di masa sulit. Kalau hal ini terjadi saat saya sekarang dewasa, apakah saya masih bisa bersukacita dan tidak mengeluh?
Dalam nas kita hari ini, jemaat Filipi menghadapi tantangan seperti penderitaan, kemiskinan, konflik internal, dan penganiayaan. Paulus sebagai penulis naskah pun juga sedang berada di penjara. Sayangnya, ajakan bersukacita tidak mengenal usia dan kondisi kita, melainkan karena kita hidup di dalam Tuhan.
Belajar dari masa kecil, saya perlu terus memaknai “bersukacita senantiasa.” Lantas, hal apa yang Anda dapat pelajari dari masa kecil Anda? (AS)
HAMPIR SEMUA YANG KAMU BUTUHKAN UNTUK MENJADI BAHAGIA, KAMU SUDAH MEMILIKINYA SAAT KAMU MASIH KECIL. (Dr. Gabor Maté, pakar psikologi dan penulis)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

