MATA IMAN #2133
_Jumat, 30 Januari 2026_
Bacaan: Matius 11:25-30
Nas: Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Ayat 28)
HEALING
Kata healing menjadi salah satu istilah yang mengalami pergeseran makna di zaman modern. Aktivitas “ringan” seperti pergi ke mal, liburan singkat, atau sekadar menjauh dari rutinitas, sering kita sebut sebagai healing. Padahal, healing yang sejati bukan sekadar menghibur diri atau mengalihkan pikiran, melainkan proses pemulihan yang menyentuh batin – tempat luka, kelelahan, dan pergumulan terdalam kita.
Alkitab berbicara tentang healing yang lebih dalam dari penghiburan sesaat. Nas hari ini mengingatkan bahwa kelegaan yang Yesus tawarkan bukan sekadar istirahat fisik, melainkan pemulihan jiwa. Yesus membebaskan manusia dari beban yang berat dan mengundang kita masuk dalam relasi dengan Allah yang penuh kasih. Healing sejati terjadi ketika kita berhenti mengandalkan kekuatan sendiri dan belajar memikul “kuk” Kristus, yakni hidup yang dipimpin oleh kasih, kelembutan, dan anugerah-Nya.
Sobat Cengkir, mari memberi ruang bagi healing yang sejati. Luangkan waktu untuk berdoa dan merefleksikan kondisi hati, bukan hanya mengisi jadwal dengan aktivitas. Jagalah keseimbangan antara bekerja dan beristirahat, antara memberi dan menerima. Jika diperlukan, jangan ragu mencari bantuan – berbagi dengan sesama, pendeta, atau tenaga profesional. Healing bukan tanda kelemahan, melainkan langkah iman untuk menerima Tuhan yang memulihkan kita. (HH)
HEALING SEJATI BUKANLAH PELARIAN, MELAINKAN PERJUMPAAN DENGAN TUHAN.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

