MATA IMAN #2099
Sabtu, 27 Desember 2025
Bacaan: Matius 2:13-23
Nas: Setelah orang-orang majus itu berangkat, tampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata, “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” (Ayat 13)
NATALNYA SUDAH SELESAI
Selesai ibadah malam Natal, anak kami bertanya, “Natalnya sudah selesai ya?” Kami pun menjawab, “Belum. Masih malam Natal. Natal besok tanggal 25.” Esok harinya tanggal 25, sepulang ibadah Natal, anak kami kembali bertanya, “Natalnya sudah selesai ya?” Kami menjawab, “Ya, sudah selesai.”
Namun, jawaban itu justru menjadi refleksi bagi kami. Apakah benar Natal sudah selesai setelah lewat tanggal 25 Desember? Apalagi dalam hiruk pikuk zaman sekarang, setelah tanggal 25, dekorasi mulai diganti untuk persiapan tahun baru. Seolah-olah Natal hanya terjadi dan berhenti di tanggal 25. Padahal kisah Natal masih terus berjalan. Kelahiran Yesus di Betlehem, bukan di Yerusalem, menegaskan sebuah kesederhanaan. Tak lama berselang, kelahiran-Nya disusul dengan suasana yang sangat menyeramkan karena Herodes ingin membunuh bayi Yesus. Herodes yang sedang sangat marah, memberi perintah untuk membunuh semua anak di Betlehem yang berusia dua tahun ke bawah. Kelahiran Yesus diikuti dengan kesedihan dan ratapan para ibu yang kehilangan bayi masing-masing.
Sobat Cengkir, Natal belum selesai. Natal merupakan kisah panjang penyertaan Allah kepada kita. Penyertaan-Nya Allah belum usai. Marilah kita menyambut dan menerima kehadiran Yesus setiap hari dalam hati kita. Penyertaan-Nya membuat kita berpengharapan. (DSI)
SEBAB NATAL TAK AKAN BERARTI TANPA KASIH-MU, LAHIR DI HATIKU.
HANYA BERSAMA-MU YESUS KURASAKAN SELALU INDAHNYA NATAL DI HATIKU. (Sepenggal syair lagu Natal di Hatiku)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

