MATA IMAN #2061
Rabu, 19 November 2025
Bacaan: Zakharia 1:1-6
Nas: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN Semesta Alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman TUHAN Semesta Alam. (Ayat 3b)
KEMBALILAH KEPADA-KU
Sadar dan menyesali dosa atau perbuatan yang jahat, serta berniat akan memperbaiki tingkah laku. Itulah makna dari kata tobat.
Kitab Zakharia dibuka dengan panggilan TUHAN kepada umat Israel yang baru saja kembali dari pembuangan. Mereka sedang berusaha membangun kembali kota dan Bait Allah yang hancur. Namun, sebelum mereka membangun tembok dan mezbah, TUHAN terlebih dahulu memanggil mereka untuk membangun kembali hati mereka. Lewat Nabi Zakharia, TUHAN berseru, “Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu.” Pesan ini sederhana, tetapi sangat dalam. TUHAN tidak hanya menginginkan hasil kerja atau ritual ibadah mereka, melainkan pertobatan sejati, hati yang berbalik kepada-Nya dengan kesungguhan.
Seruan yang sama juga relevan bagi kita hari ini. Dalam rutinitas hidup, kita bisa saja “sibuk membangun”, mengejar pekerjaan, proyek, atau pelayanan; tetapi tanpa sadar hati kita menjauh dari Allah. Zakharia mengingatkan bahwa pembaruan sejati tidak dimulai dari luar, tetapi dari dalam, dari hati yang kembali kepada Allah. Pertobatan bukan sekadar penyesalan, tetapi perubahan arah. Ketika kita sungguh kembali kepada Allah, Dia berjanji untuk kembali kepada kita, menghadirkan damai, pemulihan, dan arah yang baru.
Sobat Cengkir, kiranya setiap hari kita berani memeriksa hati dan bertanya: Apakah aku masih berjalan dekat dengan Allah, atau hanya berjalan dalam kebiasaan tanpa kasih? (FMO)
MENDEKATLAH KEPADA ALLAH, DAN IA AKAN MENDEKAT KEPADAMU. (Yakobus 4:8A)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

