MATA IMAN #2009
Minggu, 28 September 2025
Bacaan: Amos 6:1a, 4-7
Nas: Sungguh celaka orang yang merasa aman di Sion (ayat 1a).
MENJEMBATANI KEKAYAAN DAN KEMISKINAN
Hidup manusia sering kali ditandai oleh perbedaan: ada yang hidup berkecukupan, ada pula yang bergumul dalam kekurangan. Dari abad ke abad, kekayaan dan kemiskinan selalu menjadi persoalan yang menciptakan kesenjangan, ketidakpedulian dan kecemburuan dalam hidup manusia. Perbedaan ini ibarat dua wilayah yang dipisahkan oleh sebuah sungai yang lebar. Pertanyaannya: apakah sungai itu akan terus menjadi pemisah, atau justru bisa dijembatani oleh kasih dan kepedulian?
Nabi Amos menegur penguasa Israel dan sejumlah orang yang hidup berfoya-foya di tengah penderitaan sesamanya. Mereka tidur di ranjang gading, berpesta setiap hari, tetapi tidak peduli pada kesengsaraan rakyat. Kekayaan membuat mereka terlena dan akhirnya mendatangkan hukuman Allah.
Sobat Cengkir, marilah kita membangun jembatan kasih di antara sesama. Jangan biarkan kekayaan menjauhkan kita dari Allah atau menutup mata terhadap penderitaan orang lain. Gunakanlah berkat yang kita miliki berupa waktu, tenaga, perhatian, maupun harta untuk menolong, menguatkan, dan menghidupkan sesama.
Marilah kita hidup sebagai pembawa kasih Kristus, yang menjembatani perbedaan, sehingga semakin banyak sesama yang mengalami kehadiran kerajaan Allah. (ENV)
KUUTUS ‘KAU KEPADA YANG TERSISIH, YANG HATINYA DILIPUTI SENDU,
SEBATANG KARA, TANPA HANDAI-TAULAN. KUUTUS ‘KAU MEMBAGI KASIH-KU.
(Nyanyikanlah Kidung Baru 210 bait ketiga)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

