MATA IMAN #1962
Selasa, 12 Agustus 2025
Bacaan: 2 Korintus 5:15-21
Nas: Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah. (Ayat 21)
ITU TIDAK ADIL!
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Itulah bunyi sila kelima dari Pancasila, dasar negara Indonesia. Tetapi di negeri ini, banyak ketidakadilan muncul. Orang yang benar disalahkan, orang yang salah dibenarkan. Uang bisa membeli keadilan di negeri ini. Sungguh tidak adil bukan? Tetapi kenapa orang percaya bungkam saja menyaksikan hal ini? Jawabannya sederhana, karena mereka bukan korban ketidakadilan itu. Sangat masuk akal, tetapi mengusik hati.
Ketika Yesus harus dihukum mati di kayu salib untuk menggantikan hukuman bagi manusia berdosa, adalah salah satu ketidakadilan terbesar di dunia. Dia yang tidak mengenal dosa dihukum karena dosa kita. Allah itu Mahaadil sehingga siapa yang bersalah maka dia harus dihukum. Namun, Allah juga Mahakasih. Ia pun memenuhi janji-Nya, Dia tidak akan memusnahkan umat-Nya lagi, seperti zaman Nuh. Oleh karena itu, Allah mengutus Anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus, ke dalam dunia untuk menyelamatkan kita.
Kalau misi penyelamatan tersebut, kita rasa tidak adil, maka hargai dan hormati pengorbanan-Nya yang sangat luar biasa itu. Dengan cara apa? Hiduplah sepadan dengan “manusia baru” yang kita sandang karena penebusan itu. Kalau kita tetap berkanjang di dalam lumpur dosa, artinya kita ini manusia yang tidak tahu diri dan tidak tahu berterimakasih. Gitu! (ENO)
KETIKA SESEORANG TIDAK MEMILIKI RASA TERIMAKASIH, ADA SESUATU YANG HILANG DALAM KEMANUSIAANNYA. (Elie Wiesel)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

