Trinitas/Tritunggal: Pemahaman Anak-anak maupun Non-Kristiani

Pada waktu berdoa, kita mengakhiri dengan kata “amen”. Namun, sebelum itu, ucapan syukur, doa, serta harapan kita letakkan ke dalam tangan-Nya dengan menyebut, “dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus.” Bagaimana jawaban yang diberikan saat anak-anak yang juga dalam pengenalan lebih dalam akan Tuhan di setiap harinya menanyakan perihal Trinitas atau Tritunggal tersebut? 

Trinitas: Pribadi

Tuhan yang kita kenal adalah satu.

Trinitas atau Tritunggal tersebut ialah Pribadi-Nya sebagai Allah Bapa yang menciptakan kehidupan, Anak (Yesus) yang menebus kita—anak-Nya yang berdosa, dan Roh Kudus yang memimpin langkah kita untuk meneladani Tuhan di dalam menjalani kehidupan ini. 

Pengenalan melalui Analogi

Misalnya, telur. Jika dikasih lihat kepada anak-anak tentang benda yang merupakan makanan berbentuk bulat tersebut dan berkata, “Lihat, ini telur!” Telur tersebut mempunyai kulit, putih telur, kuning telur. Mereka melihat dan menunjuk telur tersebut sebagai satu kesatuan yang disebut “sebutir telur.” Lebih lanjut, kita bicarakan tentang “air” yang sebutan ilmiahnya “H2O”. Air yang dibekukan akan menjadi es dan digunakan untuk mendinginkan sesuatu, seperti minuman, luka bakar, dan lainnya. Ketika dipanaskan, air akan menguap. Bentuk air dapat juga cair. Pada hakikatnya, semua benda itu ialah “H2O” yang memiliki masing-masing fungsi sesuai untuk apa digunakan. 

Kebenaran Alkitabiah

Dalam Matius 28:19 dibahas konsep Tritunggal melalui kisah pembaptisan serta Korintus 2:13–14 yang memperkuat konsep tersebut. Tunjukkanlah kasih Tuhan berada di sekitar mereka—anak-anak. Berikanlah pengertian mengenai Trinitas yang bukan merupakan dewa, melainkan tiga Pribadi Tuhan yang kita sebut Bapa di dalam doa, Yesus akan kasih pengampunan yang begitu besar, serta Roh Kudus.

Bagaimana dengan Pemahaman Non-Kristiani akan Trinitas?

Nah, mungkin beberapa dari kita seorang Kristen pernah mendapatkan pertanyaan dari kawan bukan Kristen tentang “Ketuhanan di agamamu itu seperti apa?” Bagi orang percaya—anak Tuhan, Kristen yang dijalani sebagai agama tentu harus didasari akan iman kepada Yesus Sang Juruselamat. Menjawab konsep Trinitas atau Tritunggal dapat diawali secara sederhana melalui kebenaran jelas yang tidak kompleks. Poin-poin yang dapat ditekankan sebagai berikut.

  1. Kekristenan hanya memiliki satu Tuhan. (Tri)tunggal bukan merujuk pada tiga dewa maupun yang lainnya, melainkan Pribadi.
  2. Pribadi? Tiga Pribadi bersifat ilahi. Jadi, tidak serta-merta disamakan dengan definisi yang biasa ditemukan di dunia. Keliru jika mengaitkannya dengan kasus kepribadian ganda, ya. 
  3. Rumit? Mulai jelaskan secara Alkitabiah dengan bahasa sederhana. Singkatnya, memahami sifat Tuhan dan bagaimana hubungan Ia dengan manusia.

Penjelasan secara teoretis dan praktis tersebut penting diikuti dengan rasa saling menghargai dan menghormati. Kita sebatas menjawab apa yang ditanyakan dengan rasa ingin tahu tersebut, bukan memaksakan kepercayaan kepada siapa pun. Tuhan Yesus memberkati. 

Referensi: 

https://preparedtoanswer.org/article/8331-the-trinity-for-kids 

https://thepurposefulmom.com/the-best-way-to-explain-the-trinity-to-kids.html 

 

Disusun oleh Ezra Epiphania

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *