MATA IMAN #16
AYAT BACAAN: Matius 6:25-34
Nas: “Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” (ayat 34)
UNTIL TOMORROW
Sebuah tren sempat meramaikan medsos kita, berupa tantangan memasang foto lama yang selama ini tidak mau dipamerkan, karena mungkin dianggap memalukan; misalnya ekspresi wajah konyol, gaya rambut atau pakaian jadul yang enggak matching dengan jaman now, atau saat berseragam sekolah. Foto dipasang hanya sehari dan besok langsung dihapus.
Hanya hari ini. Besok sudah tidak ada lagi. Itulah pesan yang tersirat, sekaligus mengingatkan, bahwa masa pembatasan jarak ini kelak akan berakhir, dan semuanya akan mengalami penyesuaian lagi, lalu berangsur kembali normal. Jadi, tetaplah bersabar. Banyak anjuran kesehatan yang beredar di Grup Whatsapp. Teliti lagi, ikuti yang ilmiah dan tepat, dan jangan ikut meneruskan hoaks sehingga menyebarkan kekuatiran.
Media memang ramai memberitakan jumlah pasien Covid-19 yang meninggal; tetapi ingat juga, ada yang bisa sembuh. Itulah sebabnya, kita jangan hanya terpaku menyimak kabar buruk yang tanpa disadari memupuk kekuatiran; tetapi kita perlu merenungkan kabar baik, yakni firman Tuhan. Firman Tuhan kali ini mengajak kita untuk jangan kuatir. Tuhan tidak melarang manusia untuk menyusun rencana masa depan. Namun, janganlah berupaya untuk menguasai masa depan atau hari esok. Manusia yang berupaya untuk menguasai hari esok justru akan mengalami kekuatiran. Dalam perikop berjudul “Hal Kekuatiran” kita diingatkan bahwa yang utama adalah terlebih dahulu mencari Kerajaan Allah (ayat 33).
Kamis Putih yang kita peringati hari ini pun mengingatkan kita pada momen Yesus berdoa menghadapi ketakutan terbesar-Nya di Taman Getsemani. Nah, apa yang membuatmu takut saat ini? Sebutkanlah setiap ketakutan dan kekuatiranmu kepada Tuhan dalam doa sebelum tidur nanti. Percaya dengan iman, bahwa kesulitan hari ini pasti bisa kita atasi bersama; besok-besok pun akan ada kesulitan lain lagi, dan juga pasti bisa kita atasi (ayat 34).
Besok, kita merayakan Jumat Agung, kemudian Minggu Paskah. Ingatlah bahwa Ia wafat dan bangkit untuk menebus semua dosa dan memberi kita pengharapan; seperti dalam lirik sebuah pujian
S’bab Dia hidup, ada hari esok
S’bab Dia hidup, ku tak gentar
Kar’na ku tau Dia pegang hari esok
Hidup jadi berarti s’bab Dia hidup
YESUS HIDUP DAN DIA YANG MENJAMIN HIDUP KITA SEPENUHNYA
———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

