MATA IMAN #2280
Selasa, 30 Juni 2026
Bacaan: Amsal 6:6-11
Nas: Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah kelakuannya dan jadilah bijak (ayat 6).
BELAJARLAH DARI SEMUT
Si semut yang kecil buat apakah kamu? Waktu musim panas kumpul rejeki. Meski badanmu lemah, Allah Bapa p’lihara. Orang yang percaya makin teguhlah.
Itulah salah satu lagu Sekolah Minggu yang syairnya masih saya ingat sampai sekarang.
Semut mempunyai banyak kelemahan, tetapi binatang tersebut tidak mau menyerah pada kelemahannya. Ketika ada rintangan, semut selalu berusaha mencari jalan keluarnya. Coba beri rintangan pada jalannya, ia selalu mencari jalan yang lain. Oleh karena itu, kitab Amsal mengajak kita untuk belajar kepada semut agar kita menjadi bijaksana, bukan menjadi pemalas.
Sobat Cengkir, kelemahan yang ada pada diri kita bukanlah alasan untuk menyerah kalah terhadap kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Kita perlu gigih berjuang di dalam Tuhan. Percayalah kepada Allah yang setia memelihara kita. Ia memampukan kita untuk menemukan jalan keluar yang tepat bagi persoalan yang kita hadapi. (AKE)
TUHAN MENJAGAMU WAKTU TENANG ATAU TEGANG. IA MENJAGAMU, TUHAN MENJAGAMU. (Refrein Kidung Keesaan 625)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir
