Mata Iman #2181: Inhaler

MATA IMAN #2181
Kamis, 19 Maret 2026

Bacaan: Yohanes 4:1-26
Nas: tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Ayat 14a)

INHALER

Saat hidung mampet karena flu, saya sering menghirup inhaler. Sensasi dinginnya melegakan hidung seketika. Namun, itu hanya sementara dan beberapa saat kemudian pasti tersumbat lagi. Untuk benar-benar pulih, saya tetap membutuhkan obat dan istirahat yang cukup. Seperti saat flu, dalam kehidupan yang penuh pergumulan sering kali kita mencari inhaler kehidupan, seperti: kesibukan, validasi media sosial, atau belanja impulsif. Semua itu tampak melegakan, padahal hanya menunda kegelisahan batin tanpa benar-benar menyembuhkan akar masalahnya.

Kisah perempuan Samaria di sumur Yakub menggambarkan kondisi serupa. Ia membawa buyung untuk kebutuhan air jasmani yang tidak pernah usai. Saat itulah, Yesus menawarkan Air Hidup yang memuaskan dahaga batin secara tuntas. Kristus menunjukkan bahwa segala pengejaran duniawi hanya memberikan kenyamanan sesaat. Yesus ingin memberikan perjumpaan yang memulihkan sehingga manusia tidak lagi terjebak mencari kepuasan semu di tempat yang salah.

Sobat Cengkir, apa yang menjadi “inhaler” Anda saat ini? Jangan terjebak pada kelegaan semu yang terus-menerus menuntut pengulangan. Datanglah pada Sang Air Hidup, Yesus Kristus. Hanya di dalam perjumpaan dengan-Nya, sesak jiwa kita benar-benar diangkat dan dahaga batin kita dipuaskan selamanya. (NBA)

BERHENTILAH BERGANTUNG PADA KELEGAAN SEMU, SEBAB KRISTUSLAH SUMBER KELEGAAN KITA.

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *